Peresmian Taman Lalu Lintas Ceria Portable

Analisa/tohong p harahap) PENJELASAN: Kapolres Tapsel, Drs Parluatan Siregar didampingi Kasatlantas Kasatlantas Polres Tapsel, AKP Sonny Harsono, memberi penjelasan kepada Anak-anak PAUD dan TK Bhayakari Gunung Tua saat peresmian Taman Lalu Lintas Ceria Portable.

Paluta, Puluhan murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak Bhayangkari Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mengikuti peluncuran Taman Lalu Lintas Ceria Portable yang digagas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapanuli Selatan, Kamis (30/4) di halaman Mapolsek Padang Bolak.

Peresmian Taman Portable ini dibuka secara simbolik oleh Ketua Bhayangkari Tapanuli Selatan (Tapsel), Sandra Dewi gelar Namora Pardomuan didampingi istri Kasatlantas Sonny Harsono, Sik disaksikan Kapolres Tapsel Drs Parluatan Siregar, Kasatlantas Polres Tapsel AKP Sonny Harsono, Kadis Pendidikan Paluta, Lurah Pasar Gunung Tua.

Pantauan wartawan, pengenalan taman, anak-anak antusias dan gembira saat Ketua Bhayangkari Tapsel Sandra Dewi gelar Namora Pardomuan menjadi pemandu sekaligus mengajarkan kepada para murid tentang pengenalan taat rambu lalu lintas dan safety ridding.

Dalam paparannya, para murid terlihat akrab dan menjawab setiap pertanyaan istri Kapolres Tapsel didampingi istri Kasatlantas, baik saat tebak-menebak rambu lalu lintas maupun tata cara teknis tertib berlalu lintas di jalan raya yang didesain dalam Taman Lalu Lintas Portable tersebut. Peluncuran ini akan menjadi cikal bakal pendirian Taman Lalu Lintas Portable di wilayah Paluta.

Baca Juga :  KPUD masih Tunggu Dana Untuk Susun Tahapan Pemilukada Ulang Madina

Kapolres Tapsel, Drs Parluatan Siregar mengatakan, pendidikan tertib lalu lintas kepada anak usia dini sejak dini diharapkan memberi pengetahuan tentang pentingnya menggunakan helm dan menaati rambu-rambu saat berkendara. Harapannya, sehingga disaat dewasa sudah terbiasa dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Saya berharap generasi muda ini bisa menjadi pelopor keselamatan di lingkungan dan keluarganya. Dengan ada Taman Lalu Lintas ini kecintaannya terhadap polisi akan ada, sejak dini diajarkan, Insya Allah, di daerah Paluta ini akan banyak lahir Polisi-Polisi masa depan pengganti para polisi yang saat ini ada,” ungkap Parluatan.

Kapolres menambahkan, perlunya pengembangan dan pendirian sekolah taman kanak-kanak di wilayah luar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, di antaranya di wilayah Halongonan, dan Padang Bolak Julu agar pembinaan kepada generasi muda di wilayah Paluta terwujud dan tercapai.

Hal senada disampaikan Kasatlantas Polres Tapsel, AKP Sonny Harsono. Menurutnya, taman ini digagas untuk menanamkan pemahaman dan pengetahuan tentang lalulintas dan etika berkendara yang baik dan benar kepada anak-anak Taman Kanak-Kanak dengan konsep belajar sambil bermain.

Dikatakannya, taman Lalu Lintas Ceria Portable itu, taman untuk anak-anak yang dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas. Anak yang bermain di dalam taman langsung dikenalkan dengan tanda-tanda dalam berlalu lintas.

“Kegiatan ini tidak berhenti di sini saja, dan akan terus berlanjut dan merata ke TK-TK maupun PAUD yang ada di wilayah Paluta,” pungkas Kasat. (ong)

Baca Juga :  KPU Madina Diminta Tinjau Jadwal Pemungutan Suara Ulang

Analisa

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*