Perkara Pidana Naik 5 Persen di PN Sidimpuan

P.Sidimpuan, (Analisa)

Perkara Pidana Naik 5 Persen di PN Sidimpuan

Perkara pidana yang ditangani Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan selama 2009 naik 5 persen dari tahun 2008.

Demikian disampaikan Ketua PN P.Sidimpuan Musthafa SH melalui Panitra Muda Pidana (Pamud) Bahari Siregar, SH kepada Analisa diruang kerjanya, Selasa (5/1).

Dijelaskan, perkara yang ditangani PN P.Sidimpuan di tahun 2009 sebanyak 745 perkara Pidana dengan rincian tahap banding 31 perkara, kasasi 27 berkas, grasi dan PK kosong.

“Dari 745 perkara itu yang telah putus 738 dan belum putus 171, “katanya sembari menambahkan jika 164 jumlah kumulatif pekara yang ditangani selama 2009 itu merupakan sisa perkara 2008.

Dikatakan, bila dibandingkan dengan perkara pidana tahun 2008 lalu terjadi peningkatan 109 kasus atau mencapai 5 persen. “Jika dibanding dengan tahun sebelumnya kenaikan perkara pidana yang ditangani PN Sidimpuan naik hingga lima persen, “sebutnya.

Disebutkan, untuk jenis perkara yang paling menonjol adalah kasus Narkotika, disusul Perjudian, kekerasaan secara bersama-sama, perlindungan anak, kehutanan (ilegal loging), cabul, sedangkan trafiking nol. “Tahun 2009 ini, kasus narkotika, perlindungan anak, kehutanan,cabul merupakan perkara yang paling banyak kita tangani , “terangnya

Ketika diminta rincian dari jumlah perkara pidana paling menonjol yang ditangani PN. Sidimpuan Bahari mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan dan dijadwalkan dua hari kedepan baru selesai.

” Untuk rincian jumlahnya baru dua hari kedepan dapat kami berikan, karena masih sedang didata, namun secara garis besar Narkotika berada di posisi teratas, “sebutnya. (hih)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  HMI & BEM UGN Tak Bergabung dengan PP GMP Tabagsel

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*