Permasalahan K2 Pemkab Palas Mulai Mengkerucut ke Dinkes Palas

Permasalahan K2 Pemkab Palas Mulai Mengkerucut ke Dinkes Palas

Palas – Permasalahan honorer Kategori II (K2) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) mulai mengkerucut ke Dinas Kesehatan Daerah (Diskesda) Palas. Karena dari sebagian yang dinilai bermasalah tidak diberikan Surat Keterangan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dari 263 orang honorer K2 yang lulus ujian, sebanyak 29 orang tidak diberikan SK.

Ada yang hal yang menarik dalam pengangkatan CPNS dari honorer K2 Pemkab Palas, sebanyak 6 Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) bisa lolos menjadi CPNS dan sudah menerima SK. Hal tersebut bisa terjadi, diduga berkat dukungan dari Kepala Dinas Kadis Kesehatan Daerah (Kadinkesda) Palas Lely Ramayulis kepada Bidan PTT tersebut sehingga lolos menjadi CPNS.

“Kadiskesda Palas diduga tidak menjalankan pengawasan melekat yang ada dirinnya, sehingga Bidan PTT yang jelas-jelas penggajian dari APBN lolos menjadi CPNS dari honorer K2,” ujar Ketua Perwammi Palas Iwan Rio Lubis kepada Beritasumut.com di Sibuhuan, Selasa (21/4/2015).

Menurut Iwan Rio, 6 bidan PTT tersebut tidak akan lolos menjadi CPNS dari honorer K2, apabila Kadinkesda Palas tidak memberikan persetujuan ataupun menganulir berkas dari Bidan PTT tersebut. Ada juga sebagian pimpinan SKPD yang tidak memberikan persetujuan atau menganulir berkas honorer K2 sehingga tidak diberikan SK CPNS.

“Karena informasi yang kita peroleh, ada juga kepala SKPD yang tidak memberikan persetujuan terhadap honorer ataupun menganulir berkas honorer tersebut sehingga berkas honorer-nya dipertanyakan sehingga tidak diberikan SK CPNS-nya,” jelas Iwan Rio.

Baca Juga :  Kerusuhan Hutagodangmuda Banyak Kejanggalan

Ditambahkannya, hal tersebut menjadi pertanyaan, “Mengapa Kadiskesda Palas melakukannya, yang jelas-jelas Bidan tersebut adalah PTT yang penggajiannya dari APBN, karena dari 6 orang Bidan PTT yang diangkat CPNS, ada satu orang yang diduga mempunyai hubungan saudara dengan Wakil Bupati,” pungkasnya.

Kadinkesda Palas Lely Ramayulis yang akan dikonfirmasi di kantornya, walaupun sudah ditunggu hampir 2 jam, begitupun juga tidak berhasil dijumpai. Menurut ajudannnya, Kadinkesda Palas sedang menggelar rapat.

Adapun nama-nama Bidan PTT tersebut, yakni PP di Puskesmas Ps Ujung Batu, MWH di Puskesmas Pinarik, HS di Puskesmas Pinarik, RA di Puskesmas Huragi HE di Puskesmas Sibuhuan, dan RDP di Puskesmas Paringgonan. Yang berinisial PP ini yang diduga saudara dari Wakil Bupati Palas Ahmad Zarnawi Pasaribu.


Sahat G Lubis

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*