Pernak-pernik Pemilukada Walikota P.Sidimpuan Bermunculan

SIDIMPUAN- Pemilukada Kota Padangsidimpuan baru akan digelar pertengahan November mendatang. Namun, baliho dan kalender sejumlah kandidat mulai bermunculan di beberapa ruas jalan dan warung-warung.

Akan tetapi pernak-pernik pemilukada tahun ini masih kalah meriah dibandingkan pemilukada Psp lalu. Saat itu, sekitar tahun 2006 pernak-pernik kandidat, seperti baliho, kalender, stiker, spanduk dan lainnya sudah menyebar di tengah-tengah masyarakat. Bahkan, posko simpatisan dan tim sukses sudah banyak terbentuk. Padahal, pemilukada digelar pada tahun 2007.

“Mungkin ini strategi para kandidat,” ucap Kepala Desa (Kades) Silangi, Kecamatan Psp Hutaimbaru, Psp, Sahlan Tuah Harahap, saat dimintai METRO seputar pernak-pernik pemilukada yang mulai bermunculan, Minggu (29/1).

Menurut mantan anggota DPRD Psp periode 2004-2009 ini, minimnya alat peraga para kandidat merupakan hal baik. Itu menjadi bagian proses pematangan politik. Masyarakat juga bisa ‘tenang’ karena waktu dan pikirannya tidak habis membahas pemilukada.

Saat ini, terangnya, beberapa kalender kandidat mulai menyebar di masyarakat, seperti kalender Wakil Ketua DPRDSU Ir Chaidir Ritonga MM yang sudah menyatakan maju, kalender Ketua DPRD Tapsel H Rahmat Nasution yang disebut-sebut maju.
Sedangkan sejumlah kandidat lain seperi putra Bupati Paluta Andar Amin Harahap dan putra anggota DPR-RI Muhammad Ricky Pangeran Siregar yang menyatakan maju usungan parpol, dan sejumlah nama yang disebut-sebut maju seperti anggota DPRDSU, Jamaluddin Harahap, anggota DPRD Psp Isnandar Nasution, anggota DPRD Tapsel Robi Harahap, pengusaha Habib Nasution dan nama lainnya belum banyak menyebar.

Baca Juga :  Piala FA Bisa Pertemukan Duo Manchester

“Kalau kalender Chaidir Ritonga banyak ditemukan di kedai-kedai, sedangkan kalender Rahmat Nasution terlihat masih sebatas antar keluarga,” bilang Sahlan Tuah.

Menurut Sahlan, saat ini para kandidat sibuk melobi perahu politik (parpol) maupun mendapatkan dukungan masyarakat untuk jalur perseorangan atau independen. “Memang masa ini saatnya bagi kandidat mencari perahu dan menjalin serta komitmen politik siapa pasangan calonnya. Saya prediksi paling lambat dua bulan lagi ini sudah ramai,” terang Sahlan.
Sahlan berharap, kandidat yang maju bisa mengerti kondisi kota sehingga bisa mengetahui program pembangunan apa yang bisa memajukan kota dan masyarakat dengan cepat, memiliki SDM dan niat baik. Bisa memanfaatkan SDM birokratnya yang memiliki kompetensi tanpa mengedepankan nepotisme. “Jangan sampai pola kerjanya sama seperti sebelumnya, karena hasilnya juga nanti akan sama seperti yang lalu,” pungkas Sahlan.

Sementara itu Ketua Partai Demokrat (PD) Kota Psp H Khoiruddin Nasution yang memasang baliho dirinya di bilboard simpang tiga Tugu Siborang, Kecamatan Psp Selatan bertuliskan ‘Bersama Rakyat Memajukan Padangsidimpuan’ menyampaikan, apa yang dilakukannya bukan sesuatu yang baru. Sebelum-sebelumnya juga di beberapa bilboard, baliho dirinya juga dipasang.

“Silahkan masyarakat memberikan penafsiran yang berbeda-beda, tapi tujuan kita juga untuk membangun SDM masyarakat. Pembelajaran demokrasi sudah kita tunjukkan. Soal maju atau tidak itu nanti kita lihat,” ujar Khoiruddin Nasution. (neo)

Baca Juga :  Angkola Timur Siap Ditanami Jagung

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*