Pertanian Perhatian khusus di Paluta

Paluta, (Analisa). Kabupaten Padang Lawas Utara sebagai salah satu daerah pertanian, dimana masyarakatnya hanya mengandalkan hidup dari sektor pertanian untuk tetap menjadi perhatian, maka salah satunya dari sekian banyak program yang telah dilakukan adalah mengupayakan alokasi bantuan pupuk bersubsidi.

Demikian disampaikan Plt Sekda Paluta Tongku Palit Hasibuan SE Ak saat membuka   sosialisasi pupuk bersubsidi tahun 2014, di Aula Hotel Mitra Gunung Tua, Jalan SM Raja No 222, Kecamatan Padang Bolak, Selasa (4/3).

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB dibuka Plt Sekda Paluta Tongku Palit Hasibuan SE Ak dan di hadiri Asisten II Ir Marapinta Harahap, Kadis Pertanian Aminusin Harahap MM, Kakan Lingkungan Hidup Maradoli Siregar, Camat se-Kabupaten Paluta, Ketua KTNA Paluta Baginda Harahap dan undangan lain dan diikuti peserta Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), Kios pengecer pupuk dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Plt Sekda Paluta Tongku Palit Hasibuan SE Ak menegaskan pertanian adalah salah satu program yang akan menjadi perhatian khusus agar ketahanan pangan di daerah Paluta tetap dapat di pertahankan.

“Pemerintah saat ini terus berupaya meningkatkan produksi khususnya pertanian oleh karenanya kerja keras semua pihak dalam hal ini pengalokasian pupuk bersubsidi dapat dimaksimalkan secara tepat, baik jumlah waktu serta memenuhi syarat administrasi sebagai bentuk pertanggung jawaban,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jadikan Darul Murysid Kiblat Pesantren Modern

Sementara Kabag Ekbang Hamdan Sukri Siregar Ssos MM menyampaikan bahwa tujuan acara sosialisasi bertujuan agar terlaksana pengelolaan pupuk bersubsidi dengan azas tepat jenis, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, tepat tempat dan tepat harga. Kemudian dengan diadakannya sosialiasi ini harga pupuk yang akan disalurkan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) serta para petani akan lebih mudah dalam mendapatkan pupuk.

“Harga pupuk yang akan disalurkan tentu nantinya akan sesuai dengan HET serta para petani akan lebih mudah dalam mendapatkan pupuk,” ujar Hamdan.

Terpisah Ketua KTNA Paluta Baginda Harahap mengharapkan dengan adanya sosialiasi tentang pupuk bersubsidi ini nantinya masyarakat tani tidak lagi kesulitan dalam hal mendapatkan pupuk agar produktivitas petani secara umum dapat lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Dengan adanya sosialiasi tentang pupuk bersubsidi ini nantinya masyarakat tani tidak lagi kesulitan dalam hal mendapatkan pupuk,” ungkapnya. (ong) – analisa

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*