Perubahan Zodiak Munculkan Krisis Identitas Instan di AS

Astrologi dan kepribadian bagi sebagian orang mungkin sangat erat kaitannya. Tak heran bila 13 zodiak baru yang dikemukakan profesor asal Minneapolis, Parke Kunkle, sedikit banyak menimbulkan krisis identitas instan berbagai kalangan di Amerika Serikat.

“Identitas kita sangat berharga dan penting. Jika seseorang menantang sistem kepercayaan kita, itu akan sangat mengancam. Anda ingin berpegang pada fakta ‘Saya Libra’,” ujar astrolog dari New York, Ackerman, seperti ditulis oleh cnn.com, Sabtu (15/1/2011).

CEO Astrologydating.com, Hilary Young, mengaku telah dibanjiri oleh sms dan email yang cemas. Situs perjodohan tersebut mencocokkan orang berdasarkan bacaan kegemarannya.

“Semua orang bisa rileks. Orang-orang menanyakan saya apakah ada pengaruhnya pada kepribadian. Saya pikir hari ini akan sama seperti hari kemarin. Anda tidak akan terbangun dari tidur dengan kepribadian yang sama sekali baru,” kata Young.

Young menambahkan, kekhawatiran terbesar para kliennya adalah kemunculan zodiak ke-13 Ophiuchus. Zodiak ini baru muncul sehingga belum ada informasi tentang bintang berlambang pria dan seekor ular besar tersebut.

Pendapat Kunkle tentang zodiak ini menimbulkan berbagai macam kisah tersendiri bagi orang-orang yang menjadikan astrologi sebagai bagian penting hidupnya. Bagaimana tidak, banyak orang menjadikan nama zodiak sebagai bagian namanya atau mentato bagian tubuh dengan gambar zodiaknya.

“Sejak lahir saya seorang Sagitarius. Lalu sekarang semua berubah begitu saja. Ini sangat tidak bisa diterima,” ujar seorang warga Fort Lee, N.J. (detik.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pdt. Sihombing Ditusuk di Perut Kanan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*