Perum Perumnas & Pemkab Palas bangun perumahan PNS

www.waspada.co.id

SIBUHUAN – Perum Perumnas Regional I Medan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas dan koperasi PNS akan membangun perumahan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat berpenghasilan rendah.

“Perumahan itu akan dibangun sebanyak 270 unit diatas 5,6 hektar di desa Bulu Sonik kecamatan Barumun,” kata bupati Padang Lawas, Basyrah Lubis, tadi malam.

Dikatakan, rencana pembangunan perumahan itu telah dituangkan dalam sebuah MoU, dan bertujuan membantu PNS Padang Lawas berpenghasilan rendah.

Dalam perjanjian kerjasama itu, katanya, pihak pertama, Perum Perumnas akan melaksanakan pembangunan perumahan type 36 sebanyak 274 unit di daerah Bulu Sonik atau sekira 4 kilometer dari pusat kota kabupaten.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. Ass.
    Kemarin saya ingin mengajukan Berkas KPR di Perumahan Bulusonik tersebut. menurut keterangan pak agus.. sebagai marketing harga rumah yang saya lihat dibrosur sudah naik sekitar 35 % sejak dibangunnya perumnas tsb. apakah tingkat kenaikan ini wajar…? dalam kurun waktu 3 tahun sejak 2010 lalu.
    untuk pengajuanya ke Bank Sumut. menurut beliau juga premi asuransi jiwa, kebakaran dan keredit di tanggung oleh comsumen. padahal menurut kepmen asuransi tersebut free. atau dibebaskan.
    karena ini adalah rumah bersubsidi maka tanpa Dp. namun pihak devloper meminta sejumlah uang untuk kopensasi mereka. what…??
    mohon melalui comen ini pihak redaksi bisa mengabarkan kembali kebenarannya….
    wass.

  2. Tanks infonya sangat membantu sekali kebetulan saya mau pindah ke padang lawas,
    apakah perumnas tersebut sudah tepat sasaran, karena menurut sebagian konsumen yang ingin membeli rumah harganya sudah melambung tinggi, apa sudah sesuai dengan masyarakat berpenghasilan rendah. bahkan fasilitas yang ditawarkan tidak sesuai listrik jg belum ada, mohon melalui waspada untuk meng up date informasinya, apakah hanya rumor dimasyarakat atau benar adanya.
    Trims

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*