Perusahaan “Game”: Windows 8 adalah Bencana

KOMPAS.com — Bagi beberapa pemain besar di pasar video game, kehadiran platform terbaru Microsoft, Windows 8, merupakan ancaman terhadap bisnis mereka.

Hal ini diungkapkan oleh Gabe Newell, co-founder dari perusahaan game terkemuka Valve, kreator dari game legendaris Half Life dan Left 4 Dead.

“Menurut saya, Windows 8 merupakan bencana bagi semua pengguna PC,” ujar Gabe Newell, seperti dikutip dari AllThingsD.

Pernyataan mengenai ancaman Windows 8 dikemukakannya saat berbicara dengan konsultan Ouya yang juga mantan VP game publishing Microsoft, Ed Fries, pada pameran game Casual Connect di Seattle, AS.

Menurut Gabe, sifat Windows 8 yang tertutup akan mematikan sebagian besar pasar penjualan game melalui konten digital (download). Fakta ini merunut pada fitur Windows Store yang berguna untuk memusatkan semua kegiatan pembelian software di Windows 8.

Beragam toko online yang biasanya bebas bersaing saat ini di internet akan kehilangan kesempatan untuk menghasilkan keuntungan.

Setiap perusahaan software yang ingin menjual kontennya dalam Windows Store harus memberikan keuntungan penjualannya ke Microsoft sebesar 30 persen.

“Ada rayuan yang begitu besar untuk menutup platform ini dari akses kompetitor, dan mengambil semua keuntungannya,” ujar Gabe dengan tajam.

Ia juga menambahkan hilangnya keterbukaan bersaing tersebut akan menghilangkan beragam perusahaan dari Windows 8, seperti Google dan Zynga.

Itu pula sebabnya Valve mulai merambah ke ranah open source dan mengeluarkan game-nya untuk gamer Linux.

Baca Juga :  Crysis 2, Kembalinya Sebuah Game Fenomenal

Toko online Steam milik Valve direncanakan Gabe akan terus hidup di platform open source ketika Windows 8 mulai menutup aksesnya.

Sumber :BBC

 

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*