Pesan Syahrul kepada Pimpinan SKPD – Puasa, Bukan Ajang Bermalas-malasan

SIDIMPUAN- Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu mengajak seluruh umat muslim khususnya pimpinan SKPD pemkab agar memanfaat bulan suci Ramadan 1432 H dengan meningkatkan ibadah dan etos kerja. Bukan justru menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan.

“Ramadan ini bulan penuh berkah. Oleh karenanya, mari kita manfaat momentum ramadan ini dengan meningkatkan ibadah ketaqwaan kepada Allah SW. Atas nama pribadi dan Pemkab Tapsel mari kita saling bersihkan hati dan saling memaafkan,” ujar Syahrul di hadapan majelis Ta’lim Masjid Al-Irsyad, Kamis (28/7) malam.

Sedangkan Ustad Drs Zul Anwar Azim Harahap dalam tausyiahnya menyampaikan hikmah dan kemuliaan bulan ramadan. Menurutnya, ramadan seluruhnya kebaikan, siangnya berpuasa dan qiyamullail (tarawih) di malam harinya. “Sementara infaq yang dilakukan di ramadan bagaikan infaq fi sabilillah. Demikian lah ucapan Umar Ibnul Khattab. Ketika ramadan datang setiap muslim seharusnya mencontoh sunnah khulafa’ir Rasyidin dalam menyambut kedatangan ramadan yaitu dengan menyiapkan jiwa dan membersihkan hati, hati yang berbunga-bunga, berdoa dan saling berucap selamat,” ujar ustad.

Di akhir tausiyahnya, ustad mengajak jamaah sekalian untuk selalu melaksanakan ibadah dengan beramal kepada Allah dan dilandasi dengan ilmu pengetahuan. Acara penyambutan bulan suci ramadan ini juga dihadiri wakil bupati Aldinz Rapolo Siregar, Plt Sekdakab Tapsel Aswin Efendi Siregar, pimpinan SKPD, Kakan Kemenag Tapsel Drs Amran Hasibuan dan jamaah Majelis Ta’lim Masjid Al-Irsyad.

Baca Juga :  Nota Jawaban Pj Bupati Madina Tak Masuk Akal

Ketua Pengurus Masjid H Dalid Harahap menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai rasa kebersamaan sesama jamaah dengan pemkab dan lingkungan sekitar dalam meningkatkan silaturahmi dalam ukhuwah islamiyah.
Jelang puasa ini, ucap Dalid, perlu saling bermaafan antar sesama untuk membersihkan hati dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Acara penyambutan ramadan ini menjadi agenda tetap di Majelis Ta’lim. Pada setiap malam Jumat dan Rabu (ba’da dzuhur) selalu dilaksanakan pengajian dan ceramah di Masjid Al-Irsyad. Dan, selama ramadan ini ditingkatkan lagi pelaksanaan ibadah dengan melaksanakan qiyamullail (ibadah ramadhan) seperti salat tarawih, kulibas (kuliah 15 menit), tadarus Alqur’an dan tausyiah setiap hari kerja,” terang H Dalid. (neo)

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*