Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid di Simanosor Kucurkan Rp100 Juta

Selasa, 08 Desember 2009 – www.metrosiantar.com

Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid di Simanosor

Untuk Peningkatan Kualitas Laboratorium Eksakta
TAPSEL-METRO; Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid di Simanosor Julu, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan terus berbenah meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren tersebut. Kali ini, manajemen Darul Mursyid mengucurkan dana Rp100 juta untuk peningkatan kualitas laboratorium.

Wakil Direktur Pesantren Darul Mursyid (PDM) Drs H Syarifuddin Nasution, didampingi Kepala Divisi Pendidikan Drs Yusri Lubis, dan Kepala Laboratoirum Eksakta PDM ustadz Lailina SP, mengatakan, PDM akan melakukan peningkatan kualitas laboratorium eksaktanya agar menjadi laboratorium bertaraf nasional.

Adapun bentuk dari peningkatan mutu dari laboratorium eksakta PDM tersebut berupa penggantian kursi dan meja khusus untuk laboratorium eksakta, melengkapi mikroskop dari berbagai ukuran, rangka atau torso manusia, model planetarium tata surya, neraca elektrik, alat pemadam kebakaran, serta peralatan lainnya.

“Peningkatan mutu laboratorium eksakta ini juga bagian dari upaya berkesinambungan yang dilakukan PDM dalam mewujudkan visi menjadi pesantren terbaik di Sumatera Utara dalam hal prestasi dan fasilitas,” terang Drs Syarifuddin, kepada METRO, Senin (7/12).

Dijelaskan ustadz Syarifuddin, peningkatan kualitas laboratorium ekasakta PDM ini akan menghabiskan total dana sekitar Rp100 juta yang terbagi dalam dua termin pelaksanaan. Termin pertama telah dilakukan pada semester ganjil ini dengan menghabiskan dana sekitar Rp60 juta dan termin kedua akan dilakukan di semester genap akan datang dengan dana sebesar Rp40 juta.

Baca Juga :  Pemindahan Ibukota Tapsel dari P.Sidempuan ke Sipirok - DPD RI akan Surati Mendagri

“Selain itu, PDM juga telah merekrut satu orang personel tetap sebagai laboran dengan tugas khusus untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan laboratorium eksakta ini,” terang ustadz Syarifuddin.

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) sebagai Badan Pengelola PDM, H Jafar Syahbuddin Ritonga SE MBA, yang baru kembali dari Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum (MAPAM) X di Batam, tanggal 1-3 Desember lalu, menerangkan, peningkatan mutu santri dan santriwati lulusan PDM sudah pasti terkait dengan peningkatan kualitas dari fasilitas-fasilitas pendidikan yang digunakan saat mengenyam pendidikan selama 6 tahun di PDM. “Selama 6 tahun yang dimaksud adalah 3 tahun di tingkat Tsanawiyah (SMP) dan 3 tahun di tingkat Aliyah (SMA),” ungkapnya.

Jafar juga mengimbau kepada orangtua santri masing-masing yang telah mempercayakan amanah pendidikan anak-anaknya kepada PDM, agar terus mendukung PDM dalam membentuk generasi-generasi muda Islam yang handal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta mantap dalam pelaksanaan ibadah-ibadah keagamaan. (neo)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*