Pesona Google+ Mulai Pudar ?

TEMPO Interaktif, California – Hari ini tepat satu bulan sejak Google + pertama kali dirilis pada 28 Juni lalu. Dalam tempo sesingkat itu, jejaring sosial buatan Google ini berhasil menjaring anggota sebanyak 18 juta pengguna.

Sukses mengumpulkan anggota sebanyak itu tentu tak membuat perusahaan teknologi asal California, Amerika Serikat, ini puas. Sekarang saatnya Google menunjukkan bagaimana mereka menjaga loyalitas penggunanya dan membuat mereka semakin terlibat di Google +.

Pasalnya, berdasarkan temuan Experian Hitwise, terjadi kemerosotan traffik pengguna Google + dalam waktu sepekan terakhir. Pekan lalu, pada 23 Juli, lalu lintas pengunjung jejaring sosial itu turun 3 persen dibandingkan minggu sebelumnya.

Turunnya traffik Google + ini memang bisa saja disebabkan karena masih dalam versi beta sehingga jumlah penggunanya masih terbatas. Namun, terlepas dari itu, tren bahwa terjadi penurunan jumlah pengunjung dari minggu ke minggu menjadi pertanda yang harus dijawab Google dengan inovasi baru.

Ketika Google + menawarkan alasan supaya orang membuat akun di sana, maka perusahaan itu pun harus tetap memikat mereka yang telah menjadi anggota untuk selalu menilik akunnya.

Beberapa fitur di dalam Google + yang awalnya dianggap paling membedakan dan unggul dibanding Facebook belakangan justru menikam balik. Fitur circle misalnya yang mampu membedakan mana teman dekat, keluarga, teman sekolah, dan sebagainya pada akhirnya membuat pengguna bingung untuk membedakan setiap lingkaran pertemanan dan bagaimana menggunakannya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pencipta BBM Komentari Orang Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*