Petani Harus Paham Teknologi

[Amran Pohan]
Osa Iskandar Siregar, foto bersama Kelompok Tani Satahi Dusun Hutaimbaru, Sipirok, Tapsel.SIPIROK – Seyogianya petani paham dengan segala aktifitas dalam menjalankan kegiatannya, agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal dalam memenuhi kebutuhan keluarganya. Untuk itu, para petani memerlukan inovasi, baik untuk sumber daya manusia, maupun sumber daya alamnya.

Hal itu disampaikan Osa Iskandar Siregar, salah seorang tokoh di Sipirok yang peduli pertanian, ketika melakukan kunjungan ke Dusun Hutaimbaru, Sabtu (18/5).

Menurutnya, kegiatan pertanian sekarang ini tidak bisa lagi berlangsung apa adanya. Kemampuan petani tidak bisa bermodalkan kebiasaan, petani dituntut mampu menyerap teknologi pertanian.

“Saya berharap pemerintah tidak hanya memberikan bantuan bibit, tapi juga ilmu pertanian. Ironis bila pemerintah memberikan bibit tapi petani tidak mampu membudidayakannya dengan baik,” tegasnya.

Disamping itu, Osa menyampaikan rasa bangganya terhadap Kelompok Tani Satahi yang telah melaksanakan kegiatan marsialap ari (gotong royong secara bergilir).

“Tradisi marsialap ari merupakan salah satu kearifan lokal di Tapanuli, sebagai bukti dan ukuran kemampuan serta etos kerja halak batak. Itu juga mengandung begitu banyak nilai-nilai kebajikan yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Marsialap ari adalah suatu tradisi saling bantu-membantu, tolong-menolong, marsiurupan (gotong- royong) atau saling memberi dan berbagi dalam kehidupan sehari-hari di halak batak,” bebernya.

Ketua Kelompok Tani Satahi Dusun Hutaimbaru Osmar Ritonga mengatakan, terimakasih kepada Osa Iskandar Siregar yang didampingi Faisal Reza Pardede. Dimana mereka turut mengikuti kegiatan marsialap ari tersebut.

Baca Juga :  Manila: Nurdin Pernah Atur Pertandingan

“Kelak kendala yang kami hadapi dalam kegiatan pertanian bisa menjadi perhatian serius,” katanya. Sementara Faisal Reza Pardede mengapresiasi kegiatan Lembaga Sipirok Lestari, terutama kepada Amri Yasin Nasution dan Irsan Simanjuntak yang telah melakukan pendampingan kepada Kelompok Tani Satahi dan beberapa kelompok tani lainnya.

“Pendampingan yang mereka lakukan akan sangat banyak manfaatnya terhadap kemajuan pertanian di daerah ini. Semoga kegiatan mereka berkesinambungan dan bisa membantu kemajuan pertanian daerah kita,” harapnya mengakhiri. (ran)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*