Pidato Obama di UI – 40 Kata Bahasa Indonesia, 27 Kali Aplaus

6933347e9d5120083ad81bec628b04c03d2f4f9 Pidato Obama di UI 40 Kata Bahasa Indonesia, 27 Kali Aplaus
OBAMA KE ISTIQLAL- Presiden AS Barack Obama dan Ibu Negara AS Michelle Obama, ditemani Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Yaqub melakukan tur keliling Masjid Istiqlal, Rabu (10/11) di Jakarta.

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berhasil memikat massa yang memadati Gedung Balairung Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, kemarin (10/11). Dalam 30 menit pidatonya, Obama 40 kali berkata Bahasa Indonesia dan mendapatkan 27 tepuk tangan meriah lebih dari 7.500 undangan yang hadir.

Obama berpidato tentang keberagaman beragama, pembangunan demokrasi, dan tak lupa menyelipkan nostalgia masa kecilnya. Berbeda dengan gaya pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kaku, Obama tampil mengalir dan lugas. Gesture yang ditampilkan presiden keturunan Afrika pertama di AS itu berbuah mencairnya suasana audiens yang mayoritas adalah pelajar, akademisi, dan politisi.

Asalamualaikum. Salam Sejahtera, pulang kampung nih,” ucap Obama mengawali pidatonya disambut applaus dan teriakan audiens.

Pria 49 tahun itu kemudian menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar semua korban bencana alam di Indonesia diberikan kekuatan dan ketabahan. Mewakili pemerintah AS, dia mengaku siap mengulurkan bantuan baik dalam bentuk materi maupun dalam bentuk lain kepada pemerintah Indonesia. “Seperti yang Anda ketahui, AS akan selalu berdiri mendampingi warga Indonesia melalui masa-masa sulit akibat bencana alam ini,” kata dia.

Selanjutnya, Obama menceritakan memori masa kecilnya sejak kali pertama dia datang ke Jakarta pada 1967. Dia menegaskan jatidirinya sebagai warga pendatang yang tinggal bersama ayah tiri seorang warga Indonesia bernama Lolo Soetoro yang juga seorang muslim di Menteng Dalam. Obama menyebutkan dua landmark Jakarta yang telah ada sejak puluhan tahun silam yakni Hotel Indonesia dan pusat perbelanjaan Sarinah.

“Dulu becak dan bemo jumlahnya melebihi kendaraan lain. Sekarang jalan tol telah menggusur jalan-jalan kampung yang terbuat dari tanah,” kata dia

Seperti diprediksi, Obama juga mengenang makanan favoritnya ketika tinggal di Jakarta yakni sate dan bakso. Sambil tertawa ringan Obama bahkan menirukan suara penjual sate dan bakso ketika menawarkan dagangannya di kampung-kampung. “Saya masih ingat bagaimana memanggil (penjual sate, Red) Sateee. Baksoo..enak ya,” ujarnya dalam bahasa Inggris bercampur bahasa Indonesia yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan hadirin di Balairung, UI. Tema kuliah umum yang disampaikan Obama, antara lain soal demokrasi dan plurarisme.

Baca Juga :  KPK Sita Jaguar Syamsul Arifin

Dalam konteks kedatangannya kali ini, Obama menyatakan telah menyepakati kerja sama bilateral komprehensif dengan Presiden SBY. Kerja sama poros AS-RI itu diharapkan bisa mempererat kerja sama kedua negara. Dengan tegas Obama menyebut bahwa RI dan AS adalah dua bangsa yang sejajar dan harus memberikan penghormatan yang setara.

Terkait dengan relasi antaragama, Obama juga menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan keragaman yang patut diteladani. Selain menjabarkan pengalamannya tinggal dan berinteraksi dengan anak-anak dengan beragam agama di Jakarta dengan rukun, dia juga menyontohkan Masjid Istiqlal sebagai simbol persatuan agama. Istiqlal yang berarti kemerdekaan, lanjut Obama, adalah monumen kerukunan beragama. Karena masjid yang digunakan beribadah umat Islam itu sejatinya dirancang arsitek Nasrani.

“Benar-benar seperti itulah jiwa Indonesia. Seperti pesan inklusif dalam filosofi fasar negara Pancasila,” terangnya.

Obama juga menaruh harapan besar agar Indonesia bisa berperan lebih dalam G-20 dan bisa menjadi pemimpin di wilayah ASEAN. Suami Michelle itu optimis bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk termasuk dalam negara-negara yang berperan menentukan arah ekonomi global. Salah satu peran yang cukup penting adalah ketika Indonesia didaulat menjadi pemimpin grup antikorupsi dalam G-20. “Indonesia harus memimpin di level dunia dengan menyontohkan transparansi dan akuntabilitas,” kata dia.

Di antara pidatonya dia sempat dua kali menyebutkan penghormatan kepada filosofi Bhineka Tunggal Ika yang dianut bangsa Indonesia. Obama mengatakan sejarah AS dan Indonesia memiliki harapan yang sama tentang penghormatan kepada perbedaan. Menurut Obama dalam motto AS disebutkan E pluribus unum yang berarti dari hal yang banyak muncullah satu. Sedangkan, di Indonesia kalimat itu diwakili oleh makna Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. “Kita adalah dua negara yang disatukan dan siap berbagi kemanusiaan. Karena itu kerja sama antara pelajar dan pemuda dua negara harus ditingkatkan. Kita ingin lebih banyak pelajar AS di sekolah-sekolah Indonesia, begitupula sebaliknya,” jabarnya.

Baca Juga :  SBY: Saya Bertanggung Jawab atas Grasi Ola

Pulang, Obama Lari Naik Pesawat

Presiden AS Barack Hussien Obama meninggalkan Indonesia usai menyampaikan kuliah umum di kampus UI dan mengunjungi Masjid Istiqlal Jakarta. Obama terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat Air Force One. Saat menaiki tangga pesawat, Obama tampak berlari. Dia tidak didampingi Michelle Obama karena isterinya sudah lebih dulu terbang.

Obama terbang dari Jakarta menuju Seoul, Korea Selatan. Obama akan menghadiri KTT G20 di Seoul. Obama mempercepat kepergiannya dari Indonesia, diduga karena khawatir penerbangannya terganggu awan Merapi.

Tiga agenda Obama hari Rabu (10/11), hanya satu yang tidak terlaksana. Obama batal ke Taman Pemakaman Kalibata Jakarta Selatan. Namun, sebelum terbang ke Seoul, Obama dan isteri sempat mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta. Keduanya melepas kaus kaki ketika memasuki masjid. Michelle pun memakai kerudung dan stelan berwarna kuning, sedangkan Obama tetap mengenakan stelan jas hitamnya.

Kunjungan Obama ke Masjid Istiqlal diterima imam masjid, Ali Mustafa Yayub. Obama dan Michelle berjalan-jalan di halaman masjid. Mereka berbincang sambil tertawa-tawa. Warga yang melihat mereka hanya bisa dari jarak jauh. Sekeliling masjid disterilkan. Kunjungan Obama ke Masjid Istiqlal hanya 25 menit. (dari berbagai sumber)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*