Pilkada Tapsel terancam batal

Pilkada Tapsel terancam batal

WASPADA ONLINE

(Waspada Online)
PADANG SIDIMPUAN – Paripurna pengesahan Rancangan-Anggaran Pendapatan Belanja Daerah menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tapanuli Selatan tahun anggaran 2010, yang menurut agendanya digelar, hari ini, ternyata gagal total. Pasalnya, pembahasan anggaran hingga saat ini belum sampai 50%.

Akibat keterlambatan itu, dikhawatirkan pembahasan tidak akan selesai sampai akhir Januari dan memberi peluang besar pada penundaan pilkada Tapsel. Sesuai ultimatum Komisi Pemilihan Umum Daerah Sumatera Utara, tahapan pilkada Tapsel akan dihentikan bila sampai akhir Januari anggarannya belum juga dicairkan.

“Sampai sekarang baru anggaran 10 dari 23 Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selesai dibahas. Harusnya hari ini paripurna pengesahannya, tapi kita dari Badan Anggaran mohon ditunda sekitar 3 hari, karena pembahsan belum selesai,” kata Fajaruddin Tanjung, dari Badan Anggaran DPRD Tapsel.

Ditanya apakah Badan Anggaran akan mampu menyelesaikan pembahasan anggaran 13 SKPD dalam waktu tiga hari, sementara pembahsan 10 SKPD saja butuh waktu yang begitu lama. Fajaruddin menjawab, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin. Jika ternyata tidak selesai, maka akan memohon penundaan beberapa hari lagi kepada ketua DPRD, Rahmat Nasution.

Disinggung mengenai ‘ancaman’ tahapan pilkada akan dihentikan bila anggaran KPUD Tapsel belum dicairkan hingga akhir Januari, sementara anggaran pilkada itu sendiri ditampung pada APBD yang belum juga disahkan, Fajaruddin mengaku tidak pernah mendengar dan mengetahui hal itu.

“Kami dari Badan Anggaran DPRD Tapsel akan serius dan sangat hati-hati dalam pembahasan RAPBD 2010 ini. Kami jangan dipaksakan untuk segera mensahkannya, karena semua ini menyangkut kepentingan rakyat banyak,” sebutnya.

Fajaruddin menyatakan, pihaknya telah sepakat untuk tetap berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan pembahasan anggaran 13 SKPD tersebut. Tapi Badan Anggaran juga sepakat untuk tidak melayani pemaksaan dengan alasan apapun agar segera mensahkan anggaran tersebut. “Artinya, Badan Anggaran DPRD Tapsel akan terus membahasnya dan bila perlu secara marathon. Tapi jangan salahkan kami jika tidak tepat waktu, bisa saja pembahasan satu mata anggaran itu butuh waktu panjang karena dilihat tidak efektif, efisien, dan bukan kala prioritas. Tapi pihak eksekutif tetap ‘memaksakannya’ untuk ditampung pada APBD,” ujarnya.

Baca Juga :  KUD Serbaguna Diminta Kembalikan Tanah Milik Warga

Sebelumnya ketua KPUD Tapsel, Mustar Edi Hutasuhut, melalui Akhiril Pane, menyatakan, mereka akan bersikap sama seperti apa yang diperintahkan KPUD Sumut dan pusat. Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan, berharap tidak terjadi penundaan pengesahan APBD 2010 yang berkepanjangan, karena akan sangat merugikan daerah. Tidak hanya soal pilkada, tapi semua kegiatan pemerintahan dan pembangunan daerah.
(dat04/wsp)

[ARSIP] : Artikel atau Berita ini sudah dipublish dari 8 tahun yang lalu. Mohon dibaca dengan Bijak, Dengan mempertimbangkan Relevansinya dengan Saat ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*