Pilot Citilink Ngomong Ngelantur, Penumpang Panik

73870 93189 citilink Pilot Citilink Ngomong Ngelantur, Penumpang Panik
CITILINK – Illustrasi

Insiden terjadi dalam penerbangan Citilink dari Bandara Juanda, Surabaya, menuju Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin (28/12). Pesawat yang seharusnya take off pukul 05.15 WIB tertunda terbang hingga satu jam karena pilot yang bertindak aneh.

Nursyamsi, salah seorang penumpang, menceritakan, pilot Tekad Purna menyampaikan pengumuman dari kokpit dengan cara yang tidak biasa. “Ngomongnya tidak jelas. Karena itu, penumpang panik,” katanya. Setelah itu penumpang diminta kembali ke ruang tunggu. Pihak maskapai memutuskan untuk mengganti pilot.

Sejumlah kru membawa pilot keluar dari pesawat. Dia berjalan sempoyongan. Wajahnya ditutup kain. Dia digiring menuju klinik PT Angkasa Pura untuk menjalani pemeriksaan.

Setelah pergantian pilot, pesawat dengan kode penerbangan QZ-800 tersebut akhirnya terbang menuju Jakarta. Namun, tidak semua penumpang ikut. Sebanyak 15 orang membatalkan penerbangan. Manifes mencatat ada 152 penumpang de­wasa, 9 anak, dan 2 bayi.

Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar menyatakan, hasil tes sementara, pilot dinyatakan negatif. Tidak terindikasi narkoba maupun alkohol. Diduga, ketidakprofesionalan pilot terjadi karena yang bersangkutan datang terlambat sehingga kalimat yang disampaikan ngelantur. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan penumpang,” ujarnya.

Sumber di Angkasa Pura mengatakan, saat pilot Tekad tiba di bandara, kondisinya tidak sehat. Tangannya gemetar. Badan pun sempoyongan. “Entah kurang tidur atau memang tidak enak badan, yang jelas terlihat kurang fit,” ungkap sumber tersebut.

Baca Juga :  Detik-detik Akhir "Tax Amnesty", Satu Konglomerat Bayar Tebusan Rp 1 Triliun

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo meminta Citilink memastikan kesehatan kapten pilot tersebut. Apabila hasil pemeriksaan kesehatan menyatakan buruk, yang bersangkutan harus dinonaktifkan. Keselamatan penerbangan adalah yang utama. “Pilot menjadi elemen penting untuk mewujudkan keselamatan itu,” tuturnya. (riq/c9/ca) 

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*