PKS di Palas Ikut Potong Harga TBS

Masuki Lokasi Satu unit truk angkut TBS sawit sedang memasuki lokasi PKS PTPN4 Sosa. Sejumlah petani dan pemasok TBS sawit ke PKS mengetahui, hampir setiap PKS yang ada di Kabupaten Palas memberlakukan potongan wajib kepada para pemasok TBS. (medanbisnis/maulana syafii)

Palas. Petugas sortasi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada di Padang Lawas (Palas) memotong harga TBS sawit. Pemotongan tiga persen hingga empat persen untuk kadar air, sampah dan kadar pasir. Zulkarnaen, seorang petani sawit di Kecamatan Sosa kepada MedanBisnis, Jumat (2/10) menyatakan, bukan rahasia umum lagi soal adanya potongan sebesar tiga persen hingga empat persen bagi pemasok buah sawit ke PKS. Pemotongan itu diberlakukan saat kegiatan sortasi buah sawit yang masuk ke PKS oleh petugas sortasi pabrik.

“Soal potongan wajib lima persen bagi setiap trukk angkut TBS sawit ke PKS, itu sudah terjadi lama dan sudah banyak yang tahu. Tidak usah disebutkan PKS-nya, gak enak saya. Saya tahu, di PKS itu, ada potongan wajib tiga persen sampai empat persen bagi setiap truk angkut sawit yang masuk ke PKS,” tambahnya.

Disebutkan saat ini harga sawit di tingkat petani sebesar Rp680/kg, sedangkan di tingkat pemasok atau pemilik SP ke PKS sebesar Rp900/kg hingga Rp1.000/kg melihat kondisi dan keadaan buah sawitnya. Terjadinya perbedaan harga jual sawit di tingkat petani dan pemilik SP, karena ada selisih biaya transportasi dan upah bongkar muat, berkisar Rp220/ton hingga Rp320/ton.

Baca Juga :  Sarjana, Syarat CPNS Guru Tapsel

Senada, seorang pemasok TBS sawit ke sejumlah PKS yang ada di Kecamatan Huragi, yang tidak ingin dikorankan namanya menyebutkan, setiap dua minggu sekali, sebanyak 25 ton TBS sawit yang dipasoknya ke PKS, berarti setiap bulannya dia memasok 50 ton TBS sawit ke PKS.

“Ada beberapa PKS di Sosa, Huragi dan dekat Sei Korang yang jadi langganan pasokan buah sawit kami. Kami memang tidak tetap atau tidak terikat kontrak dengan satu PKS dalam memasok buah sawit, namanya juga kita cari untung dari jual buah sawit, makanya dicari PKS yang berani beli sawit dengan harga tinggi,” ujarnya.

Disebutkan, di beberapa PKS, mereka mendapatkan fee sebesar Rp10/kg dari harga papan, karena memasok buah sawit ke PKS itu. Tapi di PKS lain, aturannya berbeda pula.

Humas PMKS PT KAS Sosa Paijan Syukri Hasibuan ketika dihubungi mengelak soal adanya potongan wajib bagi setiap pemasok TBS ke PKS milik perusahaan swasta itu. Dia mengakui PMKS PT KAS tidak ada potongan wajibnya, walaupun kondisi buah sawitnya tidak ada sampah dan kandungan air.

“Memang, ada potongan bagi setiap buah sawit yang masuk ke PKS, potongan persentasenya juga di bawah 5%. Tapi kalau buah sawit yang masuk kandungan airnya tinggi, potongannya juga tinggi. Potongannya tergantung kondisi dan keadaan sampah, air dan tangkai TBS yang panjang yang masuk ke PKS,” terang Paijan.

Baca Juga :  PT. Sumatera Sylva Lestari dan PT. SUmatera Riang Lestari Jangan Jadi Hama Yang Menjengkelkan Di Bumi Padanglawas Sumut

MedanBisnis – (maulana syafii)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*