PMII Madina Membantah Terlibat Demo soal Defisit

Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membantah PMII terlibat dalam setiap aksi massa yang terjadi beberapa waktu terakhir, yang menuntut pertanggungjawaban defisit anggaran belasan miliar yang terjadi di Pemkab Madina.

Bantahan ini disampaikan Ketua Umum PC PMII Madina A Rijal Lubis SPdI, didampingi Sekretaris, Khairul Andi, serta belasan pengurus lainnya, dan majelis pembina cabang, A Said Pulungan, di Sekretariat PC PMII Madina, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan.

Menurut mereka, aksi sekelompok massa yang menuntut pertanggungjawaban bupati atas terjadinya defisit anggaran menjadi sangkaan tak baik kepada PC PMII Madina. Pasalnya, banyak masyarakat yang menyangka bahwa PC PMII Madina ikut terlibat dalam dalam aksi tersebut.

“Dengan tegas saya sampaikan bahwa PMII Madina tak pernah sekalipun terlibat dalam setiap aksi AMP2M. Apalagi untuk menuntut pertanggung jawaban defisit anggaran serta meminta Sekdakab Madina supaya diganti dengan yang defenitif. Kami tak ingin PMII tergadai dan ternodai,” tegas Rijal.

Dijelaskannya, bahwa PMII adalah organisasi mahasiswa intelektual. “PMII merupakan organisasi mahasiswa yang memiliki prinsip perjuangan tangguh sesuai dengan konstitusi yang berlaku. Oleh sebab itu, kami mengecam keras siapa saja yang mengatasnamakan PMII dalam segala tindakannya dan akan konsisten untuk melakukan tindakan hukum bagi yang menodai kebesaran PMII Madina,” tambahnya lagi. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Bupati Palas Didesak Mundur

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*