PN Sibolga Menangkan Gugatan Jamulia Pasaribu Terhadap PT. TAS – PT. TAS Dihukum Bayar Gabti Rugi Secara Tanggung Renteng

Padangsidimpuan, Majelis hakim Pengadilan Negeri Sibolga dalam perkara perdata No. 47/Pdt.G/2012/PN.Sbg yang diketuai Marper Pandiangan,SH,.MH dan anggotanya Evarina Sihombing,SH dan Antony Trivolta,SH pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2013 di Pengadilan Negeri Sibolga telah mengambil keputusan mengabulkan gugatan  Jamulia Pasaribu warga Kelurahan Hutabalang  Kec. Badiri Kab. Tap. Tengah atas adanya pengeruskan tanaman dan juga rumah pondok miliknya yang dilakukan oleh PT. Tapteng Anugerah Sawit (PT.TAS)  yang terletak di Kelurahan Hutabalang  Kec. Badiri Kab. Tap. Tengah pada persidangan yang digelar secara terbuka untuk umum.”Benar, PN Sibolga telah mengabulkan gugatan klien kami terhadap PT.TAS  atas adanya pengeruskan tanaman dan juga rumah pondok milik klien kami secara melawan hukum  bahkan berdasarkan putusan itu PT.TAS  juga dinyatakan terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dan dihukum untuk segera mengganti rugi kepada kepada klien kami sebesar Rp. 123 juta dan uang paksa (dwangsom) Rp. 100 ribu /hari bila tidak menjalankan isi putusan dimaksud kepada Jamulia pasaribu” Demikian hal ini diterangkan Ahmad Marwan Rangkuti,SH dari  kantor hukum Marwan Rangkuti & Rekan selaku kuasa hukum Jamuli Pasaribu di kantornya Jl.Perintis Kemerdekaan No. 16-B Padangsidimpuan kepada wartawan (Jumat, 26/7).

Dalam keteranganya, Marwan menambahkan bahwa sebelumnya dalam gugatannya telah menggugat PT.TAS untuk membayar ganti rugi kepada Jamulia Pasaribu atas perbuatannya merusak tanaman dan rumah pondok kliennya senilai Rp. 300 juta, namun majelis hakim dalam putusannya hanya mengabulkan ganti ruginya sebahagian saja dan atas putusan ini ianya masih piker-pikir untuk mengajukan upaya hukum banding.” Benar, dari nilai gugatan yang kita ajukan kepada PT. TAS didalam nota gugatan adalah sebesar Rp. 300 juta namun yang telah diputuskan majelis hakim Sibolga hanya sebesar Rp. 123 juta dan biaya uang paksa Rp. 100 ribu/ hari, sehingga atas putusan ini kami sedang fikir-fikir untuk upaya hukum banding dan hal ini tergantung dari pihak Jamulia pasaribu.” Ujar Marwan didampingi Jamulia Pasaribu.

Baca Juga :  Kisah Ahok & Pemulung Sarjana

Dan selanjutnya Marwan juga menambahkan bahwa apa yang telah dipertimbangkan maupun yang telah diputuskan oleh Majelis Hakim itu, selaku kuasanya mengucapkan terimakasih kepada para majelis hakim.”Untuk dan atas nama klien kami maupun atas nama kantor hukum Marwan Rangkuti saya tetap sangat berterima kasih kepada Majelis hakim yang telah memutus  perkara dimaksud meskipun dengan segala kekurangannya,” kata Marwan

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*