PNS Madina yang Tak Netral Ditindak Tegas

Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Mandailing Natal (Madina) jangan coba-coba untuk tidak bersikap netral dalam pelaksanaan Pemilukada Madina, apalagi ikut memenangkan salah satu calon Bupati/Wakil Bupati Madina periode 2010-2015. Jika tetap membandel, maka sanksi tegas akan dijatuhkan.

Peringatan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) DR Drs Rustam Effendi (RE) Nainggolan MM menanggapi indikasi sejumlah PNS di Madina bersikap tidak netral dalam Pemilukada kali ini.

“Setiap PNS harus bersikap netral, tidak hanya saat jam tugas tapi di luar tugas pun juga harus netral karena status PNS itu melekat selama 24 jam,” tegas Sekdaprovsu melalui telepon yang dihubungi wartawan dari Panyabungan, Jumat (4/6).

Mengenai netralitas PNS dalam Pemilukada, sudah tak bisa ditawar-tawar karena sudah ada aturannya. Namun jika tetap ada PNS yang tidak bersikap netral, akan dijatuhi sanksi sesuai tingkat kesalahannya.

“Sebelum dijatuhkan sanksi, akan kita lakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Setelah kita ketahui kesalahannya, baru kita putuskan sanksi yang akan kita jatuhkan sesuai tingkat kesalahan yang dilakukan,” ujar Sekdaprovsu.

Sekdaprovsu mengimbau masyarakat Madina melaporkan jika menemukan PNS Pemkab Madina yang terlibat memenangkan salah satu calon bupati/wabil Bupati di daerah ini. Ia berjanji, setiap laporan masyarakat pasti akan ditindaklanjuti oleh Pemprovsu.

“Masyarakat jangan takut melaporkan PNS di Madina yang tidak netral. Segera laporkan kepada kami, dan nantinya setiap laporan akan kita tindaklanjuti. Apabila laporan masyarakat terbukti, maka PNS yang bersangkutan akan kita tindak tegas sesuai tingkat kesalahan yang dilakukannya,” ujar RE Nainggolan.

Baca Juga :  Dibawa Para Calhaj asal Padangsidimpuan - 454 Tas 'Aburizal Bakrie' Disita

Tindakan tegas terhadap PNS Pemkab Madina yang tidak netral, bukanlah gertak sambal. Sekdaprovsu mencontohkan, pihaknya pernah menindak tegas PNS di sejumlah kabupaten/kota di Sumut, karena tidak bersikap netral dalam Pemilukada dan ikut memenangkan salah satu calon bupati/wakil bupati.

Seperti diketahui, saat ini PNS Pemkab Madina diduga tidak bersikap netral karena “diarahkan” mendukung salah satu calon bupati-wakil bupati “titipan” penguasa. Jika hal tersebut terbukti, tentu ini telah melanggar aturan yang mewajibkan PNS harus netral dalam Pemilukada.

Secara terpisah, Ketua Tim Pemenangan Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution, Khoiruddin Faslah Siregar menyambut baik sikap tegas Pemprovsu tersebut.

Menurut Siregar, pihaknya memang mencium gelagat tidak fair dalam Pemilukada Madina kali ini, terutama adanya sejumlah PNS dan aparat di Pemkab Madina yang terlibat memenangkan salah satu calon Bupati/Wakil Bupati Madina.

“Jika Pemilukada Madina ini fair, tidak curang, apalagi mengerahkan PNS, kami yakin Hidayat-Dahlan menang satu putaran,” ucap Siregar yakin.

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/PNS_Madina_yang_Tak_Netral_Ditindak_Tegas

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*