PNS yang Menggiurkan Masyarakat

Oleh: Ivan Moan Nst *)

Kemarin tanggal 3 November 2013 serentak dilaksanakan tes ujian CPNS seluruh Indonesia jumlah penerimaan tahun ini yakni sebanyak 60.000 orang seluruh nasional yang memungkinkan terbuka peluang yang sangat besar. Begitu banyak peserta yang ikut mendaftar CPNS tahun ini kita bisa lihat antusias masyarakat yang mengikutinya di berbagai daerah mungkin saja jumlah peserta yang mendaftar bisa empat kali lipat dari jumlah yang di butuhkan ya,,sangat menjadi favorit masyarakat kita untuk menjadi PNS di negri ini. Menjadi Pegawai Negeri memang sangat menjadi dambaan sebagian masyarakat kita karena status sosial yang bisa membedakan dengan pegawai lainnya khususnya swasta, sebenarnya kenapa PNS itu menjadi sangat di inginkan sebagian masyarakat kita ini bahkan jika kita lihat di berita kemarin banyak masyarakat yang sakit pun antusias mengikuti ujian CPNS kemarin.

Menurut para ahli Pegawai negeri adalah pekerja di sektor publik yang bekerja untuk pemerintah suatu negara. Pekerja di badan publik non-departemen kadang juga dikategorikan sebagai pegawai negeri. Pegawai Negeri Sipil Pusat (PNS Pusat), yaitu PNS yang gajinya dibebankan pada APBN, dan bekerja pada departemen, lembaga non departemen, kesekretariatan negara, lembaga-lembaga tinggi negara, instansi vertikal di daerah-daerah, serta kepaniteraan di pengadilan. Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNS Daerah), yaitu PNS yang bekerja di Pemerintah Daerah dan gajinya dibebankan pada APBD. PNS Daerah terdiri atas PNS Daerah Provinsi dan PNS Daerah Kabupaten/Kota. Jika kita lihat dari pengertian di atas bahwa PNS itu pegawai yang bekerja di instansi negara yang tujuannya untuk melayani kepentingan masyarakat dan negara gaji mereka pun dari hasil pajak yang di pungut pemerintah ke masyarakat, dengan kata lain PNS itu di gaji oleh masyarakat.

Dari segi perolehan gaji memang PNS itu sangat lumayan menggiurkan sebagian masyarakat kita berdasarkan PP nomor 22 tahun 2013 Gaji yang paling tinggi yaitu PNS dengan golongan IVe dapat mencapai Rp 5 juta. Sedangkan, PNS untuk golongan Ia atau terendah mencapai Rp 1,3 juta. Kita bisa lihat klasifikasinya sbb :

Golongan Ia : Masa Kerja Golongan/MKG 0 (terendah) Rp 1.323.000 Masa Kerja Golongan/MKG 26 (tertinggi) Rp 1.979.900
Golongan Ib Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.444.800 Masa Kerja Golongan/MKG 27 (tertinggi) Rp 2.096.100
Golongan Ic Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.505.900 Masa Kerja Golongan/MKG 27 (tertinggi) Rp 2.184.800
Golongan Id Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.569.600 Masa Kerja Golongan/MKG 27 (tertinggi) Rp 2.277.200
Golongan IIa Masa Kerja Golongan/MKG 0 (terendah) Rp 1.714.100 Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 2.859.500
Golongan IIb Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.871.900 Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 2.980.500
Golongan IIc Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.951.100 Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 3.106.000
Golongan IId Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 2.033.600 Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 3.238.000
Golongan IIIa Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 3.590.900
Golongan IIIb Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 3.742.800
Golongan IIIc Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 3.901.100
Golongan IVd Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.066.100
Golongan IVa Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.238.000
Golongan IVb Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.417.400
Golongan IVc Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.604.200
Golongan IVd Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Ro 4.799.000
Golongan IVe Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 5.002.000

Baca Juga :  Ramadhan Penuh Harapan

Jika kita lihat gaji PNS berdasarkan di atas sudah sepatutnya mereka yang memperoleh gaji selayak itu harus memaksimalkan kinerja mereka di Instansi masing masing lebih efektif, responsif, akuntable, dan berpandangan ke depan. Mungkin salah satu penyebab mengapa masyarakat sangat mendambakan PNS selain gaji yang cukup wah kerjanya pun santai dan tidak berat selain itu mendapatkan tunjangan tunjangan yang ada. Kemudian pensiunan hari tua sudah dijamin oleh negara sampai meninggal dunia. Namun kita liat di hampir semua Instansi birokrasi kita banyak sekali yang kurang sadar kedisiplinan masuk suka suka pulang sebelum jam kantor, banyak mereka yang bolos tanpa ada sanksi dari atasan, mereka masuk kantor jam 9 sudah di kantin baca koran sambil minum kopi kemudian siang istirahat jam makan siang masuk kembali setelah 2 jam habis diluaran, masuk kembali kemudian pulang, belum lagi mereka yang menerima suap atau imbalan untuk mengurus segala ijin ijin dan juga dalam pembuatan surat maupun KTP serta segala hal yang menyangkut masyarakat sipil. Menjadi PNS dianggap sebagai sebuah pekerjaan yang menjanjikan, menenangkan, dan mengamankan, dalam lingkup keluarga banyak sekali orang tua yang menginginkan anaknya menjadi seorang PNS agar hidup mereka terjamin.

Sesungguhnya, adalah tidak sepenuhnya benar pandangan yang menyatakan bahwa menjadi PNS itu serba enak, serba santai, serba nyaman, dan serba terjamin. Tergantung dari mana kita mau memandangnya. Jika Anda orang-orang yang bertipe santai dan nyaman dengan rutinitas yang sama setiap harinya, yang begitu betah duduk di atas kursi Anda, dan yang manut dengan kemauan atasan, berarti Anda memang cocok untuk menjadi PNS. Sebaliknya, jika Anda adalah seorang yang bertipe petualang, kreatif, tidak suka diperintah atau didoktrin atasan, dan gampang bosan dengan rutinitas, saya sarankan agar Anda tidak menjadi seorang PNS. Ide-ide kreatif Anda seputar hidup dan keinginan mengembangkan diri, bisa saja terpenjara dalam sel bernama birokrasi dan budaya kerja. Namun lebih baik anda menjadi seorang wirausaha agar bisa membuka lowongan pekerjaan bagi orang lain, sehingga anda bisa membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran. Anda pun tidak diatur oleh atasan, dan santai dalam bekerja namun hanrus butuh kesabaran dalam menggapai kesuskesan tersebut.

Baca Juga :  Langkah Tegas Memiskinkan Koruptor

Namun mungkin sudah menjadi budaya kita dengan terbiasa bekerja santai alias malas ingin yang instant dan biasa diperbudak oleh orang lain walau dengan berpakaian rapi setiap hari ke kantor dan tiap bulan menikmati gaji yang besar namun kerja santai bahkan ada yang memungut uang kepada masyarakat yang sebenarnya gaji mereka pun dari masyarakat. Sudah patutlah mengapa masyarakat sangat mendambakan menjadi seorang PNS di negri kita ini yang belum tentu mereka masuk dengan cara-cara yang berdasarkan kompetensi mereka atau dengan cara yang tak di inginkan. Bahkan ada pendapat seorang profesor di Sumut yang menyatakan bahwa hampir 90% masyarakat di Sumut berpandangan bahwa hidup mereka belum dikatakan sukses apabila belum menjadi seorang PNS walau usaha anda di mana-mana, toko, mobil dll belum dikatakan sukses tanpa status sosial menjadi seorang Pegawai Negeri.

Mindset seperti ini seharusnya di rubah kenapa karena apabila tujuan hidupnya hanya menjadi seorang PNS bisa-bisa tingkat penganguran semakin meningkat dan kinerja birokrat kita jangan harap akan kompeten karena mereka menjadi seorang PNS bukan sebagai ABDI NEGARA dengan mengabdikan dirinya kepada Negara dengan tujuan pelayan masyarakat melayani masyarakat, namun tujuan mereka mencari penghidupan dan sumber penghasilan hidup dengan melakukan segala cara. Ampun dah PNS dan yang sedang mengikuti CPNS sudahlah urungkan niat dan berpkir, baca peluang, luapkan ide-ide kreatif anda bukalah usaha yang akan menguntungkan anda dibandingkan menjadi seorang PNS. PNS (Pekerjaan Nan Santai) mari kita rubah mindset kita jangan hanya menunggu lowongan CPNS namun bukalah kesempatan kerja bagi orang lain dengan menjadi pengusaha insya allah akan ada jalan kesuksesan yang diraih minimal untuk diri anda sendiri. (Ivan-moan-NSt)

*) Ivan Halomoan Nasution (IVAN),  sekarang aku tinggal di Padangsidempuan,  kerja sambil kuliah ambil jurusan FISIP di UMTS,

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Ada Peserta Ujian yang baru menerima Nomor Ujian setelah 2-3 hari berlalu Ujian CPNS tgl 3 Nov 2013. Bagaimana komentar anda?
    Apakah ini bahagian trik dari penyaringan alamiah atau penyaringan mengurangi persaingan yang dibuat oleh pejabat penerima CPNS tahun ini atau ada alasan lain ??? siapa yang disalahkan jika hal itu terjadi.

    Permainan tanggal dokumen dan tanggal dikirim hingga tanggal diterima merupakan satu kesatuan yang sering menjadi dilema dalam penerimaan CPNS. Bahkan ada calon CPNS yang baru menerima surat untuk ikut ujian sehari sebelum ujian dikala dia masih di luar kota.
    APakah hal ini bahagian profesionalisme Penerimaan pegawai tahun ini atau memang sudah direncanakan demikian sehingga siapa cepat dia dapat. Kalau itu yang terjadi, apakah penerimaan CPNS kali ini hanya sekedar kegiatan tahunan atau memang mencari calon2 Pengganti dan penambahan CPNS yang diharapkan sesuai kebutuhan?

    Hal-hal yang unik seperti diterima satu hari sebelum ujian, diterima surat undangan ujian/Nomor setelah berlalu ujian merupakan yang tersembunyi yang tidak terpublikasi dan mungkin luput dari perhatian publik dan pejabat tinggi dalam penenerimaan CPNS yang harus diperbaiki dimasa-masa yang akan datang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*