POESPERA TAPSEL: Polres Tapsel Tangkap / Lepas BBM Seludupan?

Masyrakat tapsel mempertanyakan kinerja  Satuan Reserse Kriminal Mapolres Tapanuli Selatan, Kamis petang (12/3/2015) yg lalu  mengamankan dua truk tanki minyak Avtur tanpa dokumen resmi saat melintas di ruas Jalinsum Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Truk dengan logo Pertamina itu dikawan oknum TNI AU Pekan Baru., Riau berpangkat Serka.

LSM Pospera Tapsel di Lokasi

Tanki minyak dengan tulisan agen BBM Industri Eceran berisi 10 ton minyak avtur yang biasa digunakan untuk pesawat terbang akhirnya dibawa ke Mapolres Tapanuli Selatan. Dua pengemudi mobil tangki, Ade dan Reza juga ikut di boyong ke Mapolres Tapsel, keduanya warga Pekanbaru mengaku hanya diperintahkan membawa truk tanki dikawal anggota TNI AU Pekan Baru.

“Tujuannya Sibolga, pak,” ujar Reza.

Kapolres Tapsel, AKBP Drs Parlautan Siregar, MH menduga minyak Avtur hendak diperjualbelikan di bandara daerah Tapanuli Tengah.

“Sipilnya diperiksa disini, kalau anggota TNI AU tidak bisa diproses di kepolisian, akan dikembalikan ke kesatuan,” ujar AKBP Drs Parlautan Siregar, MH.

Guna penyidikan lebih lanjut, kedua pengemudi truk berikut tanki berisi 10 Ton Avtur ditahan di Mapolres Tapsel pada waktu itu, ternyata  setelah beberapa awak media dan LSM mendatangi Mapolres Tapsel untuk konfirmasi masalah BBM itu, ternyata sudah tidak ada di tempat, ketika dicoba dikonfirmasi masalah itu, beberapa oknum Polres Tapsel mencoba menghalangi.  “Sama halnya dgn  3 mobil Pick Up berisi BBM jenis minah (Baca: Diduga Memuat Minyak Tanah Oplosan, Tiga Mobil Tiga Pick Up Diamankan di Polres Tapsel) yg di duga sudah di oplos itu sudah tidak ada  juga di tempat, alias sudah dilepaskan tanpa keterengan resmi dari Polres Tapsel yg menangani kasus ini, Sedikitnya tiga mobil Pick-Upup berisi minyak tanah diduga ilegal diamankan Polisi Kepolisian Resort Tapanuli Selatan, Kamis (7/5) sekira pukul 23.00 WIB.DI PAL X | Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan”, ujar ketua POSPERA (Posko Perjuangan Tapsel), SABAR M. SITOMPUL

Baca Juga :  Riedl Akan Pertanyakan Masalah Kontraknya

Sesuai informasi yang diterima, minyak tanah yang dibawa dari luar kota itu diperkirakan seberat 15 ton. Malam itu, mobil-mobil yang diamankan itu sempat diparkirkan di depan Mapolres Tapsel, atau di Jalan SM Raja. Dimana awalnya terlihat satu unit  mobil Daihatsu Grand Max BK 9955 CR berwarna hitam dengan muatan tangki yang diduga kuat berisi minyak tanah. Padahal menurut UU RI NO: 22 tahun 2001, Pasal 54 & 55, tentang Minyak & Gas bumi ,ancaman kurungan 6 tahun dan denda 60 milliar, hari ini atau besok kami melaporkan kasus ini ke mabes Polri dan Kompolnas di jakarta, artinya polisi sudah melakukan  tangkap/lepas, terkait penyeludupan bbm ditapsel dan mengkangkangi pasal2 yg memberatkan para tersangka,kalau pihak polres tapsel mengatakan dokumennya lengkap, dokumen apa itu,menurut pengetahuan kami BBM jenis minyak tanah yg di bawa ke suatu daerah kedaerah lain itu tdk punya dokumen, karena Pemerintah & Pertamina sudah menarik Subsidi Minyak Tanah dari Sumatera Utara dan beralih ke Gas 3kg, lagian ini sudah menyalahi aturan yg ada dan kapasitas apa pihak Polres Tapsel melepaskan BBM tangkapan itu,  ungkap Sabar Sitompul di hadapan rekan-rekan media dan LSM se tapsel di sipirok kemarin.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Puluhan Mahasiswa Padati Poldasu, Minta Kapoldasu Desak Kapolres Tapsel Tuntaskan Kasus Ijazah Palsu Caleg

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*