Polda Kembali Amankan Ribuan Tabung Gas Ilegal

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) kembali mengamankan ribuan tabung gas ilegal setelah menggerebek gudang tempat penyimpanan tabung gas yang tidak memenuhi perizinan itu di Perbaungan, Kabupaten Sergai, Sumut, Jumat (16/7). Ribuan tabung elpiji ukuran 3 kg tidak memiliki label SNI di gudang itu diamankan.

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Oegroseno, yang dihubungi wartawan, Sabtu (17/7), membenarkan penggerebekan tersebut. Kini barang bukti masih berada di lokasi berupa satu kontainer berisi 3.000 tabung gas elpiji 3 kg.

“Dari tabung tersebut, masih ditelusuri karena ada sebagian tabung berlabel SNI (standar nasional Indonesia) dan sebagian tidak,” katanya.

Penggerebekan dilakukan Polres Sergai bekerja sama dengan Polda Sumut setelah gudang itu diintai beberapa hari. Selain ribuan tabung gas ilegal di dalam gudang, satu unit truk peti kemas BK 9695 BH yang masih bermuatan tabung gas ukuran 3 kg juga turut disita.

Polisi juga mengamankan lima pria yang terdiri atas sopir truk, kernet, serta buruh bongkar muatan, yaitu sopir truk S Silaban (55), kernet truk Marlon (45)-keduanya warga Belawan-Sumardi (46) warga Sei Rampah, Kacuk (42), dan Hasan (32) masing-masing pekerja kilang batu bata warga Perbaungan.

Kelima pria itu dipergoki sedang membongkar muatan ratusan tabung gas elpiji ilegal dari dalam kontainer di gudang yang selama ini dijadikan tempat penyimpanan batu bata. Saat dilakukan penyisiran dari dalam gudang, petugas kembali berhasil menemukan ribuan tabung gas elpiji ilegal.

Baca Juga :  Dipicu Sengketa Lahan Kebun PT SBI Torgamba

Dari kelima pria yang diamankan, polisi mengetahui, pemilik tabung gas berinisial Ag, tapi kabur setelah mengetahui gudangnya digerebek. Menurut keterangan Silaban, sopir truk peti kemas, tabung gas tersebut mereka bawa dari Pelabuhan Belawan. Guna pengusutan, polisi menyegel gudang dengan memasang garis polisi. Sedangkan kelima pria tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Sergai.

Kapolda Sumut mengatakan, pengintaian sekaligus penggerebekan dilakukan sebagai antisipasi maraknya kasus tabung gas tidak berstandar SNI yang sering meledak dan menimbulkan korban jiwa di berbagai daerah. Pihaknya saat ini masih terus menelusuri sumber tabung elpiji ilegal itu. “Menurut informasi sementara, tabung gas ilegal tersebut dari Jakarta,” katanya.

Sebelumnya, Selasa (13/7), Polda Sumut menemukan dua distributor tabung gas 3 kg ilegal dari berbagai kawasan di Medan dan menyita puluhan tabung gas yang bukan diproduksi Pertamina. Polda juga telah mengirim surat panggilan kepada sebuah distributor yang disinyalir menjual tabung gas non-SNI.

Sumber: http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=257806

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*