Polda Sumut Harus Tuntaskan Kasus Korupsi Multi Years Padang Lawas

Anggota DPRD Palas dari Partai Demokrat HM. Ridho Harahap

PADANG LAWAS – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumatera Utara dinilai lamban dalam menangani kasus korupsi di Sumut, pasalnya hingga Desember 2014 ini, kasus HM Ridho Harahap yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek multi Years yang bersumber dari dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum (DAK/DAU) TA 2009 di Padang Lawas (Palas) dengan total kerugian senilai Rp6 miliar tidak kunjung selesai.  Padahal kasus tersebut telah ditangani sejak, Rabu (5/2) tahun 2012 yang lalu.

“Hingga Desember ini kasusnya mandek, toh sampai sekarang HM. Ridho Harahap masih saja melenggang sebagai anggota DPRD Palas, padahal dia sudah ditetapkan tersangka” ujar Ketua DPD LSM Tipikor Indonesia Kab. Padang Lawas Zulpan Nawawi Lubis di Sibuhuan

Zulpan juga meminta kepada Penegak Hukum untuk segera menuntaskan seluruh kasus Korupsi yang mengendap di Palas. “Kasus korupsi jangan dibiarkan saja oleh penegak hukum,” ujarnya

Untuk diketahui, dari data Indonesia Corruption Watch (ICW) melalui proses pemantauan dan inventarisasi terhadap caleg-caleg yang terpilih dan akan menjabat sebagai anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kotamadya di seluruh Indonesia, ICW menemukan sedikitnya 48 orang anggota dewan terpilih tersangkut dalam perkara korupsi. Salah satunya HM. Ridho Harahap sebagai anggota DPRD Palas

Baca Juga :  Bonsai Perkara Di Kejaksaan Dan Pengadilan Negeri Padangsidimpuan

Zulpan meminta Poldasu agar segera memuntaskan kasus Korupsi HM. Ridho Harahap tersebut demi tercapainya tujuan bersama yakni Pemerintahan yang bebas dari KKN dan terselenggaranya pemerintahan yang bersih dan transfaran.

/Edi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*