Poldasu dan Polres Deliserdang Razia Premanisme

(Analisa/amirul khair) RAZIA GABUNGAN: Petugas bersenjatakan laras panjang mengawal razia premanisme Tim Gabungan Poldasu dan Polres Deliserdang, di Jalinsum Medan-Lubukpakam, tepat di depan Perkantoran Pemkab Deliserdang, Senin (22/9).

Lubukpakam, Tim Gabungan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dan Kepolisian Resor (Polres) Deliserdang melakukan razia premanisme di Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) tepat di depan areal Perkantoran Bupati Deliserdang, Senin (22/9). Razia gabungan tersebut menurunkan seratusan lebih personel dilengkapi persenjataan laras panjang.

Wakil Ketua Tim Razia Gabungan Kompol edison Sitepu didampingi Kepala Satuan lalulintas (Kasatlantas) Polres Deliserdang AKP Gali Atmajaya kepada wartawan menjelaskan, razia yang dilakukan masih berkaitan dengan Operasi Mantap Brata yang masih mengindikasikan tingginya premanisme di wilayah hukum Poldasu.

Indikasi masih tingginya aksi premanisme di wilayah hukum Poldasu terbukti dari hasil razia gabungan itu yang mengamankan sepucuk senapan angin tanpa izin kaliber 5, sejumlah senjata tajam seperti golok dan pisau serta keris dan beberapa unit kendaraan bermotor diduga hasil barang curian.

“Langkah ini masih ada kaitannya dengan Operasi Mantap Brata dimana, di belakang ini masih tinggi premanis. Jadi kita diperintahkan untuk memberantas premanisme” tandasnya.

Razia gabungan berdurasi sekira 2 jam mulai pukul 11.00 Wib sampai pukul 13.00 Wib itu sempat mencurigai sebuah mobil suzuki, namun setelah penggeledahan, petugas hanya mengamankan senjata tajam mini diyakini berbentuk keris.

Baca Juga :  8.000 Petani Tobasa Terancam Kelaparan

Selain itu petugas juga memeriksa mobil Honda yang sempat mencurigakan dan ditemukan pada plat mobilnya lambang kepolisian yang langsung dicabut petugas karena diketahui pengemudinya bukan anggota kepolisian.

Dari razia itu, petugas juga mengamankan sepeda motor dan pengendaranya yang menggunakan plat nomor polisi palsu. Petugas yang mencurigai lalu meneliti data STNK dengan plat nopolnya tidak sesuai.

Di sepeda motor merek Jupiter MX berwarna biru itu, nopolnya tertulis BK 2022 M berwarna hitam seperti kendaraan dinas. Namun di STNK dituliskan bahwa nopol itu untuk sepeda motor merk Yamaha Scorpio sehingga pemiliknya telah mengaburkan identitas sepeda motor itu.

Edison Sitepu juga menuturkan, razia itu melibatkan 99 personel dari Poldasu termasuk brimob bersenjatakan laras panjang dibantu sekira 30 personel Polres Deliserdang dengan target utama senjata tajam, bahan peledak, teroris, narkoba dan lainnya.

Razia Serupa 

Sementara itu Kasatlantas Polres Deliserdang ketika dikonfirmasi menuturkan, pihaknya mem-backup operasi itu dan merupakan bagian dari perintah Kapoldasu Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo serta arahan Kapolres Deliserdang AKBP M Edi Faryadi dalam rangka pemberantasan premanisme dan operasi pengamanan wilayah agar tetap kondusif dari berbagai bentuk gangguan.

Sebelumnya, Sabtu (20/9) malam, Polres Deliserdang juga melakukan razia serupa di Jalinsum Medan-Lubukpakam tepatnya di terminal Lubukpakam melibatkan personel Satreskrim, Satintel dan Satsabhara dengan sasaran kelengkapan bermotor, senjata tajam juga narkoba.

Baca Juga :  Biaya Pilgubsu Bisa Bangun Jalan 110 Kilometer

Dari razia itu, petugas mengeluarkan tilang sebanyak 50 set dengan rincian 10 lembar tilang STNK, 22 lembar tilang SIM, 22 unit sepedamotor dan 4 mobil diamankan karena tidak bisa menunjukkan surat-surat kelengkapan kendaraan.

“Razia serupa akan terus dilakukan untuk menghindari terjadinya tindak kriminalitas di jalanan. Selain kelengkapan surat bermotor, sasaran lainnya adalah senjata tajam dan juga narkoba. Diharapkan bisa meningkatkan cipta kondisi dan menghindari terjadinya kejahatan jalanan” terang Kasatlantas. (ak)

(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*