Poldasu Harus Cek Rekening Rahudman

Sampai saati ini, kasus dugaan korupsi Tunjangan Penghasilan Anggaran Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2005, masih juga belum jelas. Bahkan, kasus yang merugikan negara senilai Rp1,5 miliar ini terkesan ada kejanggalan.

Mantan bendaraha Tapsel, Amrin Tambunan, yang saat ini ditahan sebagai tersangka kepada penyidik mengaku telah menyerahkan uang hasil korupsi kepada mantan Sekretaris Daerah Tapsel, Rahudman Harahap. Saat ini, Rahudman menjabat sebagai Walikota Medan.

Namun pengakuan itu tidak ditanggapi serius oleh penyidik Polda Sumatera Utara. Bahkan, kepolisian mengaku bahwa Rahudman tidak bisa dijadikan tersangka karena tidak ada bukti bahwa Rahudman menerima uang itu. Berkas P21 pun telah diserahkan kepada Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) dengan hanya satu tersangka.

Menanggapi kasus ini, praktisi hukum Sumut, Zulheri Sinaga, kepada Waspada Online menyebutkan, dalam penanganan kasus ini, polisi tidak bekerja secara maksimal dan terkesan menyembunyikan sesuatu yang sengaja meringankan Rahudman.

Ada kesan Rahudman telah melakukan kekuatan politiknya, agar kasus ini tidak mencuat kepermukaan. “Pihak Polda (Sumut) tidak ada kebaranian untuk menetapkan Rahudman sebagai tersangka,” katanya kepada Waspada Online, malam ini.

Julheri mengatakan, kalau polisi memang mau serius dengan pengakuan Amrin Tambunan, polisi bisa periksa semua nomor rekening yang dimiliki Rahudman ataupun meneliti aset Rahudman. “Dari situ bisa dilihat jumlah uang dengan jabatan dia sebagai Sekda,” ungkap Zulheri.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran 2011 - Sudah 71 Pemudik Tewas Di Sumut

Poldasu, kata Zulheri, semestinya harus mengedepankan hukum bagi masyarakat sehingga tidak ada diskriminasi terhadap pelanggar hukum. “Karena diskriminasi hukum akan merusak tatanan hukum yang seharusnya dijunjungtinggi,” pungkasnya.

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=150854:poldasu-harus-cek-rekening-rahudman&catid=77:fokusutama&Itemid=131

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*