Polisi Diminta Usut Kasus Akreditasi STKIP

MedanBisnis – Padangsidimpuan-medanbisnisonline.com
Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan meminta kepolisian setempat segera menindaklanjuti keresahan alumni Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Padangsidimpuan. Terkait lulusan perguruan tinggi itu tidak bisa memasukkan berkas lamaran pendaftaran CPNS karena tidak terakreditasi Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Ditjen Dikti) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Hal itu ditegaskan Ketua Fraksi Demokrat Khoiruddin Nasution SE kepada MedanBisnis, Jumat (13/11). Dikatakannya, akibat STKIP Padangsidimpuan belum mengurus akreditasi sejumlah jurusan dan tidak memperpanjang kreditasi beberapa jurusan, banyak lulusan perguruan tinggi itu yang gagal melamar seleksi penerimaan CPNS formasi 2009 di Pemko Padangsidimpuan.
”Jangan biarkan lulusan PT swasta semakin bingung dengan alasan akreditasi, karena bisa semakin menambah kekhawatiran mahasiswa. Kami sangat prihatin dengan masalah ini karena sudah banyak merugikan masyarakat, erutama bagi lulusan perguruan tinggi itu tidak bisa memasukkan berkas lamaran pendaftaran CPNS karena tidak terakreditasi,” tegasnya.  Khoiruddin yang juga alumni STKIP ini juga meminta pihak rektorat dan jajarannya bertanggung awab terhadap ijazahnya karena tidak terakreditasi oleh Departemen Pendidikan Nasional.
Ketua Komisi III DPRD Kota Padangsidimpuan, Hamdani Nasution mengungkapkan, mereka akan melakukan koordinasi dengan Komisi I yang membidangi masalah akreditasi untuk menindaklanjuti masalah STKIP Padangsidimpuan tersebut. Dia menilai peran pihak Kopertis dalam kasus ini juga dipertanyakan, karena seharusnya yang lebih mengetahui tentang akreditasi jurusan- jurusan di perguruan tinggi adalah pihak Kopertis.  ”Kami meminta kepada pihak Kopertis agar segera menindaklanjuti kasus ini supaya tidak terulang lagi pada masa yang akan datang. Setelah nanti koordinasi dengan Komisi I, kami langsung akan mempertanyakan masalah akreditasi ini kepada pihak perguruan tinggi karena ini sudah merugikan masyarakat,” paparnya.  Dia juga mengimbau kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar yang ingin melanjutkan studinya ke perguruan tinggi, agar benar-benar meneliti dan mencari informasi soal keberadaan jurusan di universitas tersebut. Dengan begitu, mereka tidak akan terlibat masalah yang sama lagi.
Sementara itu, salah seorang staf di STKIP Padangsidimpuan Purba Siregar, ketika dikonfirmasi mengakui bahwa masa akreditasi sejumlah jurusan di perguruan tinggi itu sudah kadaluwarsa. Namun, saat ini mereka sudah melakukan pengurusan. ”Saat ini kami lagi melakukan pengurusan akreditasi,” tuturnya sambil menunjukkan bukti-bukti pengajuannya.

Ketua STKIP Kota Padangsidimpuan Alipada Harahap sebelumnya juga mengakui bahwa ada beberapa jurusan di perguruan tinggi tersebut yang masa akreditasinya sudah kedaluwarsa dan belum terakreditasi. Namun, mereka sudah berusaha untuk mengurus kembali izin akreditasi yang sudah kedaluwarsa tersebut. ”Memang ada jurusan yang masa akreditasinya sudah kedaluwarsa, tapi kami sedang mengurus izinnya kembali,” paparnya.
Menurut data yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Ditjen Dikti) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), lebih kurang sembilan jurusan di STKIP Padangsidimpuan tidak terakreditasi dan telah kedaluwarsa masa akreditasinya. Seperti jurusan pendidikan matematika, administrasi pendidikan, pendidikan sejarah, pendidikan ekonomi, dan pendidikan bahasa Inggris yang sudah habis masa akreditasinya (kedaluwarsa).  Sementara itu, untuk pendidikan fisika, biologi, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, dan pendidikan bahasa Indonesia sama sekali tidak terakreditasi.

PostLink: https://apakabarsidimpuan.com/2009/11/polisi-diminta-usut-kasus-akreditasi-stkip/

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Polisi Diminta Usut Kasus Akreditasi STKIPfacebook Polisi Diminta Usut Kasus Akreditasi STKIPtwitter Polisi Diminta Usut Kasus Akreditasi STKIPlinkedin Polisi Diminta Usut Kasus Akreditasi STKIPemail Polisi Diminta Usut Kasus Akreditasi STKIPprint Polisi Diminta Usut Kasus Akreditasi STKIP

1 Comment

  1. Ketua STKIP pandai bersilat lidah,,seperti para pejabat yang lain..sudah tahu izin sudah kadaluarsa,dan belum ada perpanjangan masih saja anak didiknya di luluskan,,dan anak didikpun ngak di kasih tahu..oh ya ada yang tahu ngak ya..STKIP itu alamatnya di mana ya….

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*