Polisi Kantongi Identitas Penembak Toke Barang Pecah Belah

Polresta Padangsidimpuan (Psp) sudah mengantongi nama tersangka pelaku penembakan Nasaruddin Siagian (38), toke barang pecah belah di Jalan MT Haryono, Kecamatan Psp Utara, Kota Psp, Rabu (15/12) malam lalu. Tersangka merupakan residivis asal Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

“Salah seorang pelakunya, yakni orang yang menembak korban, diketahui bermarga S,” ujar Kapolresta Psp AKBP Andi S Taufik SIk melalui Kabag Ops Kompol Darvin Purba SH kepada METRO, Jumat (17/12) via telepon selulernya. Namun, Darvin enggan membeber lebih lengkap identitas nama pelaku.

Dijelaskannya, ketiga pelaku merupakan target incaran lama pihak kepolisian karena merupakan residivis dan sudah berulangkali masuk penjara terkait kasus perampokan dan lainnya. Para pelaku, kata Darvin, dari hasil analisa dan investigasi pihaknya bukan berasal dari Kota Psp, namun dari daerah Taput.

“Tersangka merupakan residivis dan sudah berulangkali melakukan aksi kriminal bukan hanya di Kota Psp saja, tapi juga di Taput serta daerah lainnya. Identitas pelaku kita ketahui setelah kita memintai keterangan dari saksi dan juga korban yang melihat langsung wajah pelaku. Kemudian kita cocokkan dengan daftar residivis yang ada sama kita, makanya kita tahu salah satu pelaku khususnya yang memegang senjata api adalah salah satu residivis yang jadi incaran kita yakni pria bermarga S itu,” terangnya.

Ditambahkan Darvin, sebelum melakukan aksinya di Kota Psp, ketiga pelaku sudah pernah melakukan aksi di daerah Taput. Di mana dalam setiap melakukan aksinya, modus ketiga pelaku adalah dengan berpura-pura bertanya kepada calon korban yang sebelumnya sudah diincar dan sudah disurvey oleh pelaku sebelumnya.

Baca Juga :  Mahasiswi Mesum Di Padangsidimpuan Digerebek

“Jadi aksinya termasuk sudah profesional,” ungkap perwira dengan pangkat satu melati di pundaknya tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Darvin, senpi yang digunakan pelaku jenis FN. Namun, pihaknya belum dapat memastikan asal senjata yang dipakai pelaku. Polisi juga belum dapat memastikan keterlibatan aparat, sebab kasus ini masih terus dilakukan pengembangan.

“Kami sudah melakukan pencarian para pelaku berdasarkan ciri-ciri yang diperoleh dari keterangan saksi. Mengenai asal senjata api, kita belum bisa pastikan dari mana dan juga apakah ada keterlibatan aparat dari satuan mana saja juga belum bisa kita ketahui. Kita masih terus bekerja mengungkap kasus ini dan mencoba menangkap pelaku dengan menyusurinya di Tabagsel, Tarutung, Sibolga, Tapteng dan lainnya dengan cara kerja sama antar instansi kepolisian, terutama dengan Polres Taput,” sebut Darvin sembari mengatakan pihaknya sudah menyurati Polres Taput untuk dapat membantu penangkapan, karena ketiga pelaku diduga kuat berasal dari daerah itu.

Darvin juga berharap kepada masyarakat agar mau bekerja sama dalam pencarian pelaku, sehingga pelaku bisa secepatnya ditangkap agar tidak meresahkan warga.

“Tanpa ada kerja sama yang baik, pihak kepolisian akan kesulitan mengungkap kasus ini. Untuk itu kita mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi mengenai keberadaan para pelaku. Begitupun kita akan terus bekerja memburu pelaku penembakan hingga tertangkap,” pungkasnya. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  OTP Geothermal Hengkang dari Madina Harga Mati - Warga 5 Kecamatan Blokir Jalinsum

1 Komentar

  1. Selamat, kami rakyat jelata ini butuh pengayoman,perlindungan darikalian aprat hukum. DI SINI SAYA MAUMINTA TOLONG BERANTAS SAMPE TUNTAS PENYAKIT MASYARAKAT UTAMANYA TOGEL di atas bumi tano naulion. kasiani lah kami,ini suarakami para Ibu-ibu dan para istri, Kamilah yang kena dampaknya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*