Polisi Usut Tewasnya 6 Penumpang di Tapsel, Buru Sopir Minibus Maut

Medan Pihak kepolisian masih memburu sopir yang mengemudikan minibus yang masuk jurang dan menyebabkan enam korban tewas di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut). Identitasnya sudah diketahui.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapsel, AKP Widodo menyatakan, minibus CV Kita Bersama jenis PS 100 dengan yang jatuh itu bernomor polisi BA 3843 D. Saat kejadian minibus itu tengah dicarter dengan pengemudi Makmur Siagian (39) warga Desa Tabu Sira, Kecamatan Angkota Timur, Tapsel.

“Sopir minibus itu diketahui selamat. Sekarang masih kita kembangkan informasi untuk mengetahui keberadaannya,” tukas Widodo kepada wartawan melalui telepon, Jumat (25/5/2012).

Kendati informasi awal menyebutkan, minibus yang masuk jurang itu karena rem tidak berfungsi, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan. Dari sopir yang melarikan diri itu diharapkan diperoleh keterangan berharga tentang kemungkinan penyebab kecelakaan.

Kecelakaan minibus itu terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Bus tersebut masuk jurang Desa Sangga Pati, Kecamatan Angkota Timur, sekitar 490 kilometer dari Medan, ibukota Sumut. Minibus itu tersangkut di tebing jurang, tidak sampai mencecah dasar jurang yang dalamnya sekitar 30 meter.

Kecelakaan ini menyebabkan enam orang tewas, dan 12 lainnya terpaksa dirawat di RSU Padang Sidempuan. Para korban tewas tersebut masing-masing (1) Adianto Harahap, (lk/35) asal Desa Tabu Sira, Kecamatan Angkola Timur, kemudian (2) Alwi Nauli Tanjung bayi laki-laki yang masih berusia satu tahun asal Desa Tiang Aras, (3) Nurifa Siregar (pr/28) asal Desa Tiang Aras, (4) Rosmidar Harahap (pr/31) Desa Tiang Aras, (5) Minta Ito Rambe (pr/34) Desa Tiang Aras dan (6) Khaerani (pr/45) Desa Tiang Aras.

Baca Juga :  Di Desa Hadungdung Aek Rappah Palas Marak Perjudian ... !

Sumber: detik.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*