Polres Lhokseumawe Amankan 20 Ha Ladang Ganja

(Analisa/Khaddin) GANJA SITAAN: Seorang personel Polres Lhokseumawe mengamankan tanaman ganja yang dijadikan barang bukti dari ladang ganja yang ditemukan di Dusun Cot Mancang, Gampong Teupin Resep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Selasa (13/5).

Lhokseumawe, (Analisa). Polres Lhokseumawe mengamankan ladang ganja yang diperkirakan seluas 20 hektare di daerah pedalaman Aceh Utara, tepatnya di Dusun Cot Mancang, Gampong (desa) Teupin Resep, Kecamatan Sawang, Selasa (13/5).

Selain itu, polisi mengamankan seorang tersangka dan seorang perempuan. Saat ini, tersangka sudah dibawa ke Mapolres Lhokseumawe untuk penyelidikan lebih lanjut.

Di ladang ganja ini, polisi juga menemukan sebuah gubuk yang diduga sebagai tempat beristirahat dan menjaga tanaman.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Joko Surachmanto, dan Kasat Resnarkoba, Iptu Sofyan, turut turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan pengamatan Analisa di lapangan, ladang ganja ini ditemukan tersebar di beberapa titik di perbukitan dusun tersebut. Tanaman ganja ini diperkirakan dapat dipanen dalam dua bulan ke depan.

Medan menuju lokasi ladang ganja tersebut sangat sulit dilalui. Para personel polisi harus berjalan kaki sejauh lima kilometer untuk mencapai lokasi. Di samping itu, ladang yang berada di perbukitan yang naik-turun serta licin itu juga membuat petugas kesulitan saat mencabuti ganja untuk dimusnahkan dan sebagian dibawa sebagai barang bukti.

Polisi harus menggunakan sepeda motor jenis trail untuk mempermudah melintasi tanjakan dan bergerak menuju beberapa titik.

Baca Juga :  Jokowi Minta Karnaval Pesona Danau Toba Digelar Setiap Tahun

Para personel polisi mencabut dan memusnahkan batang ganja yang tumbuh subur di ladang sejak pagi sampai pukul 18.00 WIB. Kapolres dan seluruh personelnya meninggalkan lokasi tersebut menjelang maghrib.

Kapolres Joko Surachamanto dan Kasat Resnarkoba Iptu Sofyan turut memusnahkan tanaman ganja itu dengan cara mencabut dan membakarnya. Diperkirakan seluruh batang ganja itu tuntas dimusnahkan dalam beberapa hari ke depan.

Saat kembali ke Mapolres Lhokseumawe, polisi membawa tersangka dan pohon ganja sebagai barang bukti. Sementara, perempuan yang berada di ladang ganja yang tidak disebutkan identitasnya itu, tidak bisa bertemu lama dengan tersangka. Polisi menyarankan keluarga tersangka untuk menjenguknya di Mapolres Lhokseumawe. (kdn)

analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*