Polres Madina Hentikan Kegiatan KP USU di Muara Batang Gadis

(Analisa/sarman a nasution). Satreskrim Polres Madina menghentikan puluhan alat berat KP USU yang masih beroperasi di lahan yang sudah habis izin lokasi dan izin usaha perkebunannya.
Panyabungan, (Analisa). Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe melalui Kasat Reskrim AKP Arfin Fachreza menyatakan, menghentikan segala aktivitas Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP USU) yang bergerak di bidang perkebunan kepala sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Soalnya, polisi masih melakukan penyelidikan atas pengaduan pihak Pemkab Madina terkait izin lokasi dan izin usaha perkebunan koperasi tersebut telah berakhir pada 28 Januari 2012.

“Setelah kita lakukan olah TKP di KP USU ternyata 24 alat berat masih beroperasi. Sementara di dalam tahap penyelidikan yang kita lakukan ini, kita beri garis polisi dulu sejumlah alat berat tersebut. Seluruh aktivitas untuk segera dihentikan sebab pengolahan lahan dan penebangan juga masih berjalan,” sebut Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Arfin Fachreza didampingi sejumlah anggota di KP USU, Sabtu (13/10).

“Kita sudah membicarakannya dengan GM KP USU Hotri Pulungan di lokasi KP USU agar menghentikan seluruh kegiatan yang terkait dengan KP USU sehingga tidak menambah masalah yang sedang dihadapi, termasuk menghentikan kegiatan alat berat dan pembibitannya,” katanya.

Kabid Bina Kehutanan pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Ahmad Faizal didampingi Polhut Madina, Alexander Oleke mengatakan, izin lokasi dan izin usaha perkebunan KP USU telah berakhir pada 28 Januari 2012 dan pihak KP USU juga telah mengirimkan surat permohonan perpanjangan izin lokasi.

Baca Juga :  Jalan Provinsi di Kecamatan Batang Natal Rusak

Namun dari berbagai pertimbangan setelah dilakukan peninjauan lapangan yang ternyata KP USU yang diberi izin lokasi oleh Bupati Madina No 525.25/105/k/2009 seluas 10.000 Ha ternyata belum dapat menunjukkan perolehan lahan yang sudah dikuasai kecuali pembibitan seluas 30 Ha. Atas dasar tersebut Pemkab Madina tidak dapat mempertimbangkan permohonan perpanjangan izin lokasi tersebut.

GM KP USU Hotri Pulungan dilokasi kegiatan juga menjelaskan, pihaknya mematuhi semua aturan main untuk tidak melakukan sementara kegiatan yang terkait dengan KP USU ini menunggu adanya keputusan yang baru untuk kegiatan selanjutnya.

“Kami berharap perkara ini cepat selesai sehingga kami bisa melakukan kembali pekerjan yang sudah sama kita lihat sedang berjalan seperti hari ini,” tandasnya. (man) – analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*