Polres P.Sidimpuan Ungkap Jaringan Penyalahgunaan Minyak Tanah

Empat Ton Minyak Tanah Diamankan – Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Para petugas Bintara dari Sat Sabhara Polres Kota Padangsidimpuan saat mengangkat barang bukti ribuan liter minyak tanahi dari Desa Batang Bahal, Psp Batunadua, Sabtu (20/9) lalu. (Oryza Pasaribu/Metro Tabagsel)

SIDIMPUAN – Kinerja Polres Kota Padangsidimpuan untuk mengungkap jaringan penyalahgunaan minyak tanah patut diacungi jempol. Terbukti, selain mengamankan barang bukti berupa minyak tanah sebanyak 4 ton, pihaknya juga sudah menetapkan status kepada tiga pelaku sebagai tersangka dan sudah ditahan.

“Udah saya tanda tangani surat perintah penahanan untuk tiga tersangka dengan inisial TL (oknum polisi, red), L dan S. Begitu juga dengan satu pelaku dengan inisial D, sampai saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ungkap Kapolres Kota Psp AKBP Muhammad Helmi Lubis SIK, kepada Metro Tabagsel, Minggu (21/9).

Perwira menengah ini menjelaskan, pihaknya tidak mau menutup-nutupi perkara yang melibatkan anggotanya tersebut. Sebab, tugas pokok seorang anggota Polri adalah sebagai penyayom dan contoh yang baik di masyarakat, bukan malah sebaliknya.

“Kita akan usut lebih jauh sampai di mana saja peran masing-masing pelaku, dan tidak menutup kemungkinan masih ada para pelaku lainnya yang juga terlibat,” ujar orang nomor satu di Polres Kota Psp ini.

“Hal ini tidak akan saya tolerir, sekalipun itu anggota saya sendiri, dan ini bukti dari transparansi hukum atas kinerja kita,” tegas pria yang satu anggotanya sudah diberhentikan secara tidak hormat.

Baca Juga :  Sengketa lahan di Paluta ricuh

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak masyarakat yang telah memberikan informasi terkait adanya tindakan tersebut.

Kehadirannya di Kota Psp ini adalah murni sebagai tugas seorang anggota Polri dan ingin mengubah citra Polri yang selama ini sudah terlanjur buruk di mata masyarakat. Ke depannya ia juga berharap, selama laporan itu positif dan faktual ia akan secepatnya meresponnya.

“Terima kasih kepada pihak masyarakat yang telah memberikan informasi ini kepada kami dan setelah tindak lanjuti ternyata benar. Begitu juga dengan laporan-laporan lainnya seperti perjudian, yang juga kami respon secara positif. Ke depannya apa yang menjadi harapan kita bersama untuk menciptakan kondisi Kamtibmas yang aman dan kondusif secara perlahan dapat terlaksana,” terang perwira yang sudah membentuk dua tim untuk melakukan tindakan preventif dan represif ini.

Pantaun Metro Tabagsel, hingga saat ini tiga tersangka yang diketahui terlibat dengan tindak pidana BBM ilegal itu masih mendapat pemeriksaan di ruangan Satreskrim Polres Kota Psp. Bahkan dari desas-desus yang berkembang dengan adanya penangkapan tersebut banyak membuat sejumlah anggota yang menjadi ‘kepanasan’.

“Kalau mau jujur dan terbuka, masih banyak lagi petugas kita yang melakukan tindakan ilegal, tapi biarlah semua berjalan sesuai dengan tugas dan perintah dari atasan, yang penting kita bekerja dengan baik dan hindari perbuatan yang menyalahi aturan,” sebut pria yang tak ingin nama dan satuannya disebut ini. (yza)

Baca Juga :  Bupati Tapsel Resmikan SMKN 2 Batangtoru

/ METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*