Polres Tapsel Ringkus Dua Tersangka Pengedar Ganja Antar Kabupaten

Padangsidimpuan, (Analisa)

Polres Tapsel dari Satuan Narkoba bekerjasama dengan Polsek Batang Toru berhasil membekuk dua tersangka pengedar ganja antar kabupaten masing-masing FS alias Wadi (29) dan NN (21) penduduk desa Batu Mundom Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal (Madina)

di jalan propinsi desa Hapesong Baru Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Selain membekuk tersangka, petugas juga menyita barang bukti daun ganja kering seberat 1 Kg.

Informasi di Mapolres Tapsel, Senin (29/3), penangkapan kedua tersangka yang sudah lama menjadi target petugas tersebut atas dasar laporan masyarakat kepada KapolresTapsel AKBP Subandrya, SH, MH.

Mendapat laporan tersebut, Kapolres memerintahkan Kasat Narkoba Iptu Huayan Harahap, SH dan Kapolsek Batang Toru AKP JW Sijabat, SH untuk melakukan sweeping di jalan Propinsi desa Hapesong Baru. Oleh Kasat Narkoba dan Kapolsek Batang Toru, perintah tersebut ditindaklanjuti dengan elakukan razia di jalan terhadap seluruh jenis kenderaan penumpang.

Saat dilakukan razia terhadap salah satu kenderaan penumpang jurusan batu Mundom, petugas mencurigai tersangka yang memeluk tas ransel milik tersangka dan meminta kepada kedua tersangka agar mengeluarkan isi tas tersebut.

Saat isi tas diperiksa, petugas menemukan ungkusan daun ganja kering milik tesangka. Selanjutnya tersangka diinterogasi dan mengakui kalau barang tersebut milk tersangka. Selanjutnya ke dua tersangka diboyong ke Mapolres Tapsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Bupati Madina Tinjau Jembatan Naga Juang, Hutabargot dan Rencana TPA

Kapolres Tapsel AKBP Subandrya, SH, MH yang dikonfrmasi melalui Kasat Narkoa Iptu Huayan membenarkan penangkapan tersebut.

Menurut pengakuan tersangka kata Huayan, ganja kering siap edar seberat 1 kg tersebut dibeli dari Padangsidimpuan seharga Rp.700 ribu dan akan diedarkan di Batu Mundom dengan total harga Rp.2,5 juta per kilogram, ” atas perbuatanya, tersangka akan dikenakan 114 Jo pasal 111 UU No.35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara, ” ujar Kasat. (ben)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*