Polsek Sosa Ringkus Tersangka Bandar Sabu Antarprovinsi

Tersangka Kapolsek Sosa AKP Hennman Limbong SP bersama Kanit Reskrim Iptu HS Batubara SPdi mengapit ketiga tersangka diduga bandar narkotika jenis sabu antarprovinsi, saat operasi tangkap tangan berkat informasi dan kerja sama dengan masyarakat. (medan bisnis/Maulana Syafii)

Sosa. Berkat kerja tim yang solid dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat, jajaran Polsek Sosa Kecamatan Sosa Kabupaten Padang (Palas), kembali meringkus tiga orang tersangka diduga bandar narkotika jenis sabu antarprovinsi. Dua orang tersangka diketahui warga Kabupaten Rohul-Riau dan satu tersangka lagi merupakan warga Desa Panyabungan Kecamatan Hutaraja Tinggi.
Kapolsek Sosa AKP Hennman Limbong SP didampingi Kanit Reskrim Iptu HS Batubara SPdi danKatim Res Luar Aiptu Suyetno kepada MedanBisnis, Jumat (31/7) menyebutkan, operasi penangkapan tersangka dilakukan pada Hari Kamis (30/7) di rumah tersangka Leman Hasibuan di Desa Panyabungan yang diduga kuat sebagai bandar narkotika jenis sabu.

“Saat penggerebekan dilakukan, petugas menemukan tersangka Leman Hasibuan dan tersangka Goloman Lubis, warga Kabupaten Rohul-Riau sedang asyik memakai sabu. Sedangkan tersangka Nasrul Siregar juga warga Rohul-Riau, ditemukan sedang menonton tv diduga tersangka Nasrul ini, turut serta sebagai kurir sabu dan baru selesai memakai sabu, ” paparnya.

Dikatakannya, tersangka Leman Hasibuan merupakan target operasi selama ini. Diketahui, tersangka diduga bandar besar narkotika jenis sabu antarprovinsi, dugaan sementara barang haram ini diperoleh dari bandar besar lainnya di daerah Rohul-Riau.” Kita akan kordinasi untuk pengembangan kasusnya,” tambahnya.

Baca Juga :  AKLI Cab. Tapsel Minta PLN Cab. Padangsidimpuan Tidak Diskriminasi

Selain mengamankan ketiga tersangka, dari operasi tangkap tangan ini, petugas Polsek Sosa juga menemukan barang bukti dari tangan tersangka berupa uang tunai sebesar Rp 3 juta, 9 paket sabu dalam kemasan plastik bervariasi siap edar, 1 unit timbangan elektronik, 2 unit handphone, 1 kaca pirex, 1 bong alat hisap berisi sabu putih, dompet kaca mata warna hitam (tempat menyimpan sabu-red), 23 plastik kecil dan 1 kompor mancis.

“Berkas perkara para tersangka sudah diproses. Surat pelimpahan berkas perkara nomor : B/295/VII/2015 tanggal 31 Juli 2015 sudah dipersiapkan dan hari ini para tersangka bersama barang bukti akan kita kirimkan ke Polres Tapsel untuk proses hukum selanjutnya. Para tersangka dijerat melanggar Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ucapnya.


MedanBisnis – (Maulana Syafii)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*