Pondok Maksiat dan Judi Togel Masih Marak di Sidimpuan

Meski pihak kepolisian dan pemerintah kota intensif merazia dan memberikan maklumat kepada para pengusaha untuk membongkar pondok-pondok maksiat serta menghentikan praktek judi togel dan kim, namun hingga kini kedua penyakit masyarakat itu masih terus menjamur.

Pantauan Analisa, Senin (21/2) disejumlah kawasan, pondok–pondok berukuran 1×2 m tertutup kain spanduk atau plastik masihh banyak berdiri kokoh dan masih melayani para muda-mudi yang sedang kasmaran.

Seperti terlihat di kawasan tor simasayang dan ujung gurap, ratusan pondok-pondok maksiat tersebut masih berdiri kokoh dan beroperasi seperti sediakala seakan tidak peduli dengan maklumat dan razia intensif yang dilakukan Polres P. Sidimpuan dan Pemko belakangan ini. “Saya heran, sebegitu intensifnya razia dan maklumat yang dilakukan pihak kepolisian dan pemko, kok pondok-pondok maksiat itu masih berdiri kokoh yah,” ujar Irul (30) kepada Analisa saat melintas di kawasan Simarsayang.

Diharapkannya, Polres dan Pemko P. Sidimpuan dapat bertindak lebih tegas jangan setengah-setengah terhadap para pengusaha nakal yang masih terus menjalankan usaha maksiatnya. “Kasihan generasi muda kita. Jika pondok-pondok ini dibiarkan terus berdiri masa depan mereka dan malapetaka pasti akan diturunkan yang maha kuasa atas kota ini,” katanya.

Togel

Selain, pondok-pondok maksiat yang masih terus eksis, judi togel dan kim pun masih marak di kota berjulukan serambi mekkahnya Sumatera Utara ini.

Baca Juga :  Pemindahan Pasar Pabukoan Gunung Tua Diprotes Pedagang

Masyarakat dari berbagai lapisan baik tua dan muda masih tetap sibuk membahas nomor-nomor jitu yang ditaksir bakal keluar sore dan malam harinya.

Memang saat Polres P. Sidimpuan menangkap salah seorang Bandar togel bulan lalu. Praktek judi togel dan kim di kota ini sempat terhenti sebentar namun beberapa hari kemudian kembali berjalan seperti sedia kala.

Warung-warung kopi (Warkop) yang biasa dijadikan tempat mengomset para sub bandar kembali menjalankan rutinitasnya mencatat atau merekap nomor pesanan dari masyarakat.

Aktivis Dakwah Kota P. Sidimpuan Muhammad Asroi Hasibuan menilai masih maraknya judi togel dan kim ini diakibatkan metodenya yang modern dan sulit diberantas karena memakai fasilitas Iptek.

“Saya pikir, langkah ampuh memberantas penyakit masyarakat ini dengan memblokir situs togel dan kim diinternet,” ujarnya.

Lebih lanjut Asroi mengungkapkan apresiasi tinggi atas komitmen pemberantasan penyakit masyarakat yang telah ditunjukkan Polres P. Sidimpuan dibawah kepemimpinan AKBP Andi Syahriful Taufik, S.IK. M.Si.

“Meski beliau bukan orang Sidimpuan tapi kepeduliannya terhadap kota ini layak diajung jempol. Kita sebagai warga asli kota ini seharusnya malu,” imbuhnya.

Diharapkannya, masyarakat P. Sidimpuan bisa satu suara dan bersatu dalam memberantas segala bentuk judi dan maksiat dikota ini. “Yakinlah, tanpa kepedulian dan peran serta masyarakat. Pemberantasan maksiat dan judi yang tengah digalakkan Polres P. Sidimpuan ini tidak akan berjalan maksimal,” katanya. (hih)-(waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pemko P. Sidimpuan Akan Tertibkan PKL

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*