Ponpes Gunung Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1438 Hijriah

Kata Sambutan Pimpinan Pondok Pesanteren Gunung Selamat oleh Gusnar Hasibuan (Edi Photos taken)

PALAS- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Pada 12 Rabiul Awal 1438 Hijriah , Pondok Pesanteren Gunung Selamat Aek Nabara Tonga Kecamatan Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang Lawas memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (11/12).

Dalam peringatan maulid nabi kali ini panitia sengaja mengundang al-ustad Marasaman Harahap,S.Pd.I dari desa Lubuk Gotting sebagai pemberi tausyiah dan amalan kepada santri – santriah ponpes gunung selamat.

Acara dimulai pada pukul 20:40 wib dengan menampilkan nasyid putri dan putra sebagai ciri khas pondok pesanteren gunung selamat.kemudian acara dibuka dengan ucapan “Bismillahir rohmanir rohim” yang dipandu oleh ustad Marasutan Lubis,BA dan setelah itu dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua panitia Ustad Syafrijal Siregar,S.Pd sebagai ucapan terima kasih banyak atas kedatangan para tamu undangan dan juga para orang tua santri – santriah.

Kemudian kata sambutan dari pimpinan ponpes gunung selamat Gusnar Hasibuan, dalam isi kata sambutannya beliau menyampaikan ” kepada orang tua kami yang hadir pada malam ini begitu juga para santri – santriah marilah sama – sama kita dengarkan ilmu agama atau tausyiah dari ustad yang sengaja kita undang pada malam hari ini karna ini sangat bermanfaat bagi kita nantinya”.

Baca Juga :  Ingin Beli Jajanan Tiga Bocah Tewas Ditabrak Mobil

Pada jam 23:30 wib acara yang tunggu-tunggu tiba yaitu tausyiah atau pandangan sekitar maulid nabi muhammad saw oleh ustad Marasaman Harahap,S.Pd.I. dalam tausyiahnya beliau mengatakan ” Nabi Muhammad SAW adalah contoh sauri teladan kita bagi ummat islam karna masih dalam kandungan ibunya Aminah sudah terlihat Nur (cahaya) dikening beliau yang kelak akan jadi penuntun ummat islam di muka bumi ini, Nabi Muhammad SAW tidak pernah lupa akan nasib ummatnya walaupun dia sudah mengalami sakratul maut,dia tetap meminta keselamatan kepada Allah Swt atas ummatnya jika dia nanti sudah wafat lewat perantaraan dari malaikat jibril “.

Acara berakhir pada pukul 01:00 wib dini hari dengan bacaan doa yang juga dibawakan oleh ustad tersebut. dan dilanjutkan pengabsenan santri-santriah,kebersihan mesjid dan penyusunan kursi dan meja.(AEH)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*