PKS, PPP dan PKB Unggul di Madina

MADINA – Pasangan Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution sementara mengungguli enam kandidat bupati dan wakil bupati lainnya pada pencoblosan ulang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara,kemarin.

Pasangan yang diusung PKS, PPP dan PKB ini unggul hampir di setiap kecamatan. Hasil ini berdasarkan penghitungan sementara yang dikeluarkan Kesatuan Kebangsaan dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang Linmas) Madina hingga pukul 17.00 WIB kemarin.

Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution yang memiliki nomor urut 6 meraih 48.523 suara, diikuti pasangan bernomor urut 7 Indra Porkas Lubis-Firdaus Nasution dengan 6.313 suara. Di posisi ketiga ditempati pasangan bernomor urut 5 Arsyad Lubis-Azwar Indra Nasution dengan raihan 4.923 suara, diikuti pasangan nomor urut 3 Irwan Daulay-Samad Lubis dengan 3.212 suara.

Urutan berikutnya pasangan nomor urut 2 Aswin Parinduri-Syarifuddin Lubis dengan 2.010 suara. Selanjutnya, pasangan nomor urut 1 Zulfarmin Lubis- Tengku Sutan Nasution dengan 1.639 suara dan posisi juru kunci adalah pasangan nomor urut 4 Naharrudin Lubis- Nuraman Ritonga 1.504 suara. Pencoblosan ulang ini merupakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan gugatan Indra Porkas Lubis-Firdaus Nasution tentang hasil perolehan suara yang ditetapkan KPU Madina pada 12 Juni 2010.

Saat itu KPU setempat memenangkan pasangan Hidayat Batubara-Dahlan Nasution. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina Jefri Antoni mengaku belum melakukan penghitungan suara. “Kami berharap masyarakat jangan mau terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja mau mengganggu pelaksanaan pencoblosan ulang,’’ katanya. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Wisjnu Amat Sastro ikut meninjau pelaksanaan pencoblosan ulang.

Baca Juga :  Lumpur di Aek Latong Sebatas Dengkul

Sumber: seputar-indonesia.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*