Prabowo-Hatta Unggul 69 Persen di Paluta

Paluta, Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh suara sebanyak 82.604 suara atau sekitar 69 persen dari jumlah suara. Sementara itu pasangan nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla memperoleh suara sebanyak 35.786 suara atau sekitar 31 persen dari total jumlah suara sah.

Hal tersebut terungkap saat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Padang Lawas Utara (Paluta) mengadakan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014, di aula penginapan Lobu Bara, Kecamatan Padang Bolak, Rabu (16/7).

Rapat pleno terbuka ini dihadiri oleh Komisioner Panwaslu Paluta, Kapolsek Padang Bolak AKP J Butar-butar, saksi kedua capres dan PPK , dan Panwascam se-Paluta.

Menurut Ketua KPUD Paluta H Ramlan Harahap ST bahwa rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penghitungan hasil perolehan suara pilpres 2014 tingkat Paluta berjalan lancar dan tidak ada hambatan.

“Alhamdulillah, rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara pilpres sudah selesai dan berjalan tanpa ada masalah,” ucapnya.

Ramlan menyebutkan, hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara ini nantinya akan dibawa langsung ke KPU Provinsi Sumut oleh pihaknya beserta rombongan dengan pengawalan dari pihak kepolisian.

Senada dikatakan Komisioner KPUD Paluta Divisi Sosialisasi dan Data Muhammad Ali Ansor. Menurutnya setelah dilakukan rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dapat diketahui bahwa pasangan capres nomor 1 (satu) yakni H Prabowo Subianto-M Hatta Rajasa unggul di wilayah Paluta.

Baca Juga :  Karir Owen di MU Selesai?

Hasil rekapitulasi juga dapat diketahui bahwa tingkat kehadiran masyarakat di Paluta untuk menggunakan hak pilihnya sangat rendah yakni dari 156.703 orang yang terdaftar dalam DPT, hanya 118.976 orang yang menggunakan hak pilihnya atau sekitar 70 persen dari jumlah DPT.

Rapat pleno terbuka ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang berjaga diluar maupun di dalam aula Lobu Bara. (ong)/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*