Prasarana RSUD Minim Warga Pilih Berobat ke Luar Palas

Selasa, 02 Pebruari 2010 – www.metrosiantar.com

Prasarana RSUD Minim Warga Pilih Berobat ke Luar Palas

PALAS-METRO; Ternyata selama ini warga Kabupaten Padang Lawas (Palas) masih merasa enggan datang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan di Kecamatan Barumun Kabupaten Palas. Pasalnya, pelayanan dan sarana prasarana medis di RSUD tersebut masih tergolong minim.

Kepala RSUD Sibuhuan, Ahmad Lutfi SpKK mengakui selama ini warga Palas masih lebih banyak memilih berobat ke luar Palas seperti ke RSUD Psp, Medan, dan Riau daripada ke RSUD Sibuhuan. Sementara RSUD Sibuhuan sendiri sudah berdiri sejak tahun 2003 lalu.

“Minat masyarakat berobat masih banyak memilih ke luar Palas, faktornya adalah sarana prasarana fisik medis yang masih minim, seperti ruang bedah, ruang kamar operasi yang saat ini masih dalam tahapan pembangunan,” ujar Ahmad Lutfi kepada METRO, Senin (1/1) kemarin.

Ditambahkannya, selama ini warga yang datang berobat ke RSUD Sibuhuan adalah bagi masyarakat Palas penderita penyakit biasa seperti demam, lakalantas, dan penyakit golongan ringan lainnya, sedangkan untuk operasi, bedah, serta penyakit lainnya warga banyak memilih berobat ke luar Palas.

“Padahal sekarang ini (sejak pertengahan 2009, red) RSU sudah memiliki sejumlah tenaga medis dan alat medis seperti 3 orang dokter umum, 2 dokter spesialis penyakit anak dan penyakit dalam, radiologi, 25 pegawai perawat yang terdiri dari bidan dan perawat,” sebut Ahmad.

Baca Juga :  "Hattrick" Sundulan Cavani Benamkan Juventus

Lebih lanjut Ahmad menyebutkan, akibat faktor minimnya masyarakat Palas berobat ke RSU Sibuhuan, sumber PAD dari RSU juga sangat berpengaruh yakni target pada tahun 2009 hanya Rp100 juta, sedangkan untuk tahun 2010 naik menjadi Rp150 juta. Dan ini menunjukkan ada angka kenaikan warga Palas berobat ke RSU Sibuhuan.

“Kalau PAD tahun 2009 kita bisa mencapainya sesuai terget, sedangkan untuk tahun 2010 ini, kita berusaha menambah PAD dengan pola pelayanan yang serius, jemput bola dalam melayani pasien agar masyarakat tertarik berobat. Karena kita lihat selama ini, penyebabnya adalah faktor pelayanan medis dan peralatan medis yang tidak prima. Semoga dalam jangka tahun ini, perencanaan pembangunan ruangan bedah dan kamar operasi rampung, agar masyarakat Palas, bahkan dari luar tertarik berobat ke sini,” harapnya.

Sementara salah satu warga Suhaili (45) asal Gunung Baringin Kecamatan Huristak menyebutkan, dirinya selama ini memilih berobat ke RSUD di luar Palas yakni ke RSUD Psp dikarenakan pelayanan dan peralatan medis di RSUD Sibuhuan masih tergolong minim. (amr)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*