Premanisme: Polisi Pun Dilecehkan Ke – Mana Warga Harus Berlindung?

Melihat aksi premanisme dan teroris yang marak terjadi belakangan ini, warga merasa semakin tidak aman. Pihak kepolisian dinilai tidak mampu menjamin ketenangan dan keamanan warga. Setidaknya, begitulah yang dirasakan Catur, warga Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur.

“Mengerikan ya, merasa nggak aman, kok aparat saja dilecehkan? Kita mencari ketenangan di mana kalau aparat sudah seperti itu?” katanya, Minggu (3/10/2010).

0818434620X310 Premanisme: Polisi Pun Dilecehkan Ke Mana Warga Harus Berlindung?
Aparat mengamankan proyektil peluru usai bentrokkan antara dua kelompok pemuda di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (29/9/2010). Kejadian yang berlangsung sekitar satu jam tersebut mengakibatkan tiga orang tewas dan sedikitnya tiga angkutan umum rusak berat.

Dikatakan Catur, situasi Indonesia saat ini sudah seperti situasi dalam medan perang. Pihak kepolisian terlihat seperti berperang melawan aksi teroris yang terjadi di berbagai daerah. “Apalagi kalau ditayangkan terus pengejaran teroris. Seolah olah kaya perang. Bagi kami masyarakat kecil, itu merupakan cerminan yang harus segera diatasi,” paparnya.

Begitupun saat melawan aksi premanisme. Pihak kepolisian, diharap dapat menekan kelompok-kelompok preman agar tidak memiliki kekuatan sehingga dapat bertindak seenaknya. Jangan seolah-olah memelihara kelompok preman. “Kalau saya lihat harus diberantas lagi, seperti jaman dulu, seolah-olah dipelihara jadi merasa kuat. Sama juga kayak di Brazil, premanisme kayak negara dalam negara, polisi sama preman bentrok. Sampai kapan harus seperti ini? Kalau preman punya kekuatan, nanti seperti hukum rimba,” ucap Catur yang Ketua RW itu.

Hal senada dikatakan Rima. Menurutnya, aksi premanisme semakin mengerikan dan ditemukan di mana-mana. “Semakin mengerikan, merasa ke mana-mana nggak aman. Preman petantang-petenteng, kita di angkot saja mereka maksa minta uang. Ngeri,” tuturnya.

Baca Juga :  Speirs: Indonesia Kaya Objek Wisata

Rima juga berharap pihak kepolisian lebih dapat meningkatkan usaha pengamanannya. Dia juga berharap agar masyarakat dapat saling menahan diri agar tidak terjadi aksi bentrok agar kelompok warga. “Yang penting kesadaran kita kalau kita ini saudara, ngapain gontok-gontokan kalau masalah kecil,” pungkasnya.

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2010/10/03/13110860/Ke.Mana.Warga.Harus.Berlindung-4

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*