Presiden Instruksikan Segera Relokasi Warga Sinabung

TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI Presiden Indonesia Joko Widodo (kiri) berdiskusi dengan warga pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Desa Gurukinayan, Karo,Rabu (29/10). Blusukan perdana Presiden Indonesia Joko Widodo ke Tanah Karo tersebut, melihat kondisi pengungsi erupsi Gunung Sinabung serta memberikan bantuan dan mencari solusi penyelesaian proses relokasi bagi warga korban Sinabung.

JAKARTA, Presiden Joko Widodo menekankan perlunya relokasi warga di sekitar lokasi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara. Menurut Jokowi, pola penanganan Sinabung harus dilakukan dengan pola baru supaya penanganan bisa lebih cepat.

“Presiden menggarisbawahi perlunya relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian akibat bencana di sana,” ujar anggota Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki seusai rapat terbatas di istana kepresidenan, Kamis (2/7/2015).

Pola penanganan bagi korban bencana Sinabung yang ada saat ini dianggap tidak bisa menuntaskan masalah sejak Sinabung meletus pertama kali pada September 2013. Dana yang sudah digelontorkan pemerintah sejak erupsi 2013 mencapai Rp 141,2 miliar, termasuk bantuan Rp 6 miliar dari Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Maka dari itu, perlu ada pola baru yang dilakukan.

Untuk itu, Jokowi memerintahkan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup segera menyiapkan area relokasi warga. Kalau masih ada lahan yang dimiliki perorangan, Presiden meminta penyelesaiannya secara cepat karena kebutuhannya sudah mendesak. “Apalagi ini menyangkut masalah kemanusiaan,” ucap Teten.

Baca Juga :  Diberhentikan Dengan Tidak Hormat - Norman Kamaru Dilarang Pakai 'Briptu'

Ia menambahkan, Jokowi juga mempertimbangkan wilayah pertumbuhan ekonomi untuk mendukung kehidupan perekonomian warga relokasi. Misalnya, penyediaan sarana dan prasarana umum, seperti pasar, sekolah, dan puskesmas.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Ma’arif menargetkan penanganan Sinabung akan selesai pada Desember tahun ini. Untuk tahap pertama, relokasi untuk 370 kepala keluarga akan selesai pada Agustus.

BNPB juga mendapat instruksi dari Presiden untuk segera membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Korban Bencana Erupsi Gunung Sinabung dengan anggota lintas kementerian dan lembaga serta melibatkan kepala daerah setempat.


KOMPAS.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*