Press Release : Tentang Kasus Bupati Palas – PTUN Batalkan SK Mendagri

Yusril Ihza Mahendra (Kantor Hukum IHZA & IHZA)

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta kembali mengabulkan gugatan Yusril Ihza Mahendra dkk., yang mewakili Penggugat atas nama Basyrah Lubis, SH.,  mantan Bupati Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara, Senin (23/07/ 2012), terhadap  Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 131.12.243 Tahun 2012 tanggal 5 April 2012 tentang Pemberhentian Bupati Padang Lawas.

Ketua Majelis Hakim, Tedi Romyadi SH.,  dalam putusannya menyatakan bahwa telah terjadi penyalahgunaan wewenang (detournement de pouvoir) dengan penerbitan keputusan Mendagri. “Karena objek sengketa telah dinyatakan batal maka terhadap tuntutan Pengugat lainnya berupa pencabutan objek sengketa dan mengembalikan harkat, martabat, dan kedudukan Pengugat sebagai Bupati Padang Lawas Sumatera Utara masa jabatan 2009-2014 dapat dikabulkan,”kata Tedi.

Jamaluddin Karim, Juru Bicara Kantor Hukum IHZA & IHZA saat dimintai konfirmasi tentang hal ini membenarkan bahwa putusan PTUN memang memerintahkan seperti itu. “Kita harapkan Pemerintah tidak melakukan banding atas putusan PTUN ini, karena hal ini menyangkut kelangsungan pemerintahan daerah yang sudah sekian lama tersandera dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Langkah banding  hanya akan membuat keadaan di Padang Lawas semakin tidak stabil secara politik, dan  pemerintahan di daerah tidak berjalan efektif,”kata Jamal.

Seperti diketahui bahwa Basyrah Lubis telah dituntut melakukan Tindak Pidana “Membuat Surat Palsu” dan didakwa melanggar Pasal 264 ayat (1) KUHP oleh Jaksa Penunut Umum. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Padangsidempuan yang memeriksa dan mengadili perkara ini, melalui putusannya Nomor: 171/Pid./2007/PN.Psp menghukum dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan.

Baca Juga :  Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah - Pemko Padangsidimpuan Dengan PengecualianWDP

Atas Putusan Pengadilan Negeri Padangsidempuan tersebut, Basyrah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi. PT Medan, melalui putusannya Nomor: 473/PID/2008/PT.MDN membatalkan putusan Pengadilan Negeri Padangsidempuan, dan memenyatakan bahwa perbuatan yang terbukti dilakukan oleh Basyrah, bukan merupakan tindak pidana.

Namun atas putusan PT ini Jaksa Penuntut Umum masih mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung. MA mengeluarkan Putusan Nomor: 1021K/Pid/2009 yang membatalkan putusan Pengadilan Tiinggi Medan. Atas putusan MA tersebut, BASYRAH masih mengajukan upaya hukum peninjauan kembali (PK).

Sebagaimana diketahui, bahwa dalam rentang masa itu Mendagri telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 131.12-243 tahun 2012 tanggal 5 April 2012 tentang Pemberhentian Bupati Padang Lawas an. BASYRAH LUBIS, SH dan mengunjuk Wakil Bupati an. ALI SULTAN HARAHAP  sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Harian Bupati Padang Lawas sampai ada putusan lebih lanjut. Atas putusan tersebut, Basyrah melalui Kuasa Hukum telah mengajukan gugatan sengketa Tata Usaha Negara kepada Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, dan dikabulkan.

Menurut Jamal, bahwa kelangsungan pemerintahan daerah adalah hal utama. Kewenangan Pelaksana Tugas Harian Bupati memiliki kewenangan yang sangat terbatas. Soal anggaran, dan penanganan hal-hal yang sifatnya strategis perlu segera mendapat prioritas. Bahkan saya khawatir, bila pemerintah tidak cepat mengambil tindakan, pada gilirannya bisa menimbulkan kevakuman pemerintahan, bahkan sangat mungkin memicu timbulnya konflik horisontal di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Dua Petinjua Palas Wakili Sumut Berhasil Di Kejurnas

“Karena itulah kami meminta kepada pemerintah agar arif dan bijaksana dalam menangani masalah daerah. Dan untuk kasus Padang Lawas ini, Pemerintah tidak perlu gengsi untuk mengaktifkan kembali Basyrah Lubis sebagai Buati Padang Lawas,”pungkas Jamal di kantor hukum IHZA & IHZA kemarin.

Press Release:
dari: Yusril ihza Mahendra <yusrilihza_mahendra@ymail.com>
ke: “apakabarsidimpuan@gmail.com” <apakabarsidimpuan@gmail.com>
tanggal: 27 Juli 2012 16:27
perihal: PTUN Menangkan Basyrah
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*