Produksi Padi Padangsidimpuan Menurun, Distan Sumut Suplai 12 Ton Bibit Ciherang

Rabu, 27 Januari 2010 – www.metrosiantar.com

padi cianjur Produksi Padi Padangsidimpuan Menurun, Distan Sumut Suplai 12 Ton Bibit CiherangSIDIMPUAN-METRO; Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyuplai sekitar 12 ton bibit padi ciherang dan 300 kilogram varietas hybrida, kepada Distan Kota Padangsidimpuan. Penyuplaian ini disebabkan produksi padi di kota yang khas dengan buah salak ini menurun dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Psp, Ir Aswin Siregar MM, kepada METRO Selasa (26/1), mengatakan, panen di tahun 2009 lalu mengalami sedikit pengurangan hasil akibat hama tikus yang melanda sejumlah kecamatan di Kota Psp, sehingga hasil panen petani mengalami penurunan.

Aswin menjelaskan, dalam satu hektare biasanya menghasilkan gabah sekitar 5,6 ton, namun tahun lalu mengalami penurunan sekitar 4 ton gabah dalam satu hektare sawah untuk satu kali panen. Di Kota Psp sistem tanam sawah sebanyak dua kali dalam setahun.

Dengan jumlah lahan sawah yang produktif sekitar 4 ribuan hectare, kata Aswin, maka setiap tahunnya panen padi di Kota Psp sekitar 448 ton dalam setahun. Atau jika dikonversikan ke beras menjadi sekitar 313 ton atau 70 persen dari gabah kering dengan tingkat konsumsi per jiwanya di Kota Psp, dalam setahun sekitar 130.000 kilogram dengan jumlah penduduk di Kota Psp sekitar 200 ribu-an jiwa.

“Namun, akibat penurunan hasil pertanian tahun 2009 lalu yang hanya sekitar 320 ton maka Distan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memberikan bantuan bibit padi kepada Distan Psp. Dan harus disalurkan kepada petani di seluruh kecamatan di Psp. Kita mendapatkan bantuan bibit padi sekitar 12 ton dari Distan Provsu dan sudah mulai kita bagikan kepada petani di seluruh Kota Psp,” beber Aswin.

Baca Juga :  Hasil Pemeriksaan - Bentrok Batang Toru Dicurigai Digerakkan Seorang Dosen Asal Padangsidimpuan

Selain mendapatkan bantuan bibit padi sebanyak 12 ton, Distan Psp juga mendapatkan pestisida pembasmi hama tikus sebanyak 2 ton yang sudah disalurkan kepada para petani. Dan bantuan ini juga diberikan karena serangan hama tikus di sejumlah lahan sawah milik warga di Kota Psp.

“Selain bibit padi, kita juga mendapatkan bantuan sekitar 2 ton pestisida pembasmi tikus,” sebutnya. (phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*