Program Penghijauan tak Jalan, Menhut Diminta Turun ke Paluta

Banyak program kementerian kehutanan (Kemenhut) RI yang tak jalan di Kabupaten Palas. Beberapa program yang tak jalan termasuk program penghijauan hutan dan penanaman sejuta pohon secara nasional.

Karena keadaan ini sudah sangat meresahkan, apalagi hutan di Palas semakin banyak kerusakannya, diminta kepada Kemenhut agar segera turun ke Palas dan tidak mengkuncurkan dana miliaran rupaih untuk program-program nasional tentang kehutanan.

Penegasan ini merupakan permintaan dari Anggota DPRD Kabupaten Palas dari Fraksi PPP, Ir Samson Fareddy Hasibuan melalui Metro, Selasa (22/11). Karena keadaan hutan di Palas semakin memprihatinkan, dia meminta Menhut, Zulkifli Hasan agar turun ke Palas agar meninjau langsung kondisi hutan. Pasalnya, banyak program Kemenhut di daerah ini, namun tidak berjalan sebagaimana mestinya, termasuk program penghijauan dan penanaman sejuta pohon di Palas secara nasional.

“Menhut kami minta langsung turun ke Palas, dan jangan mengkucurkan dana miliaran ke Palas. Apalagi Menhut tidak tahu bagaimana laporan dan realisasinya di lapangan,” tegasnya. Untuk Samson Fareddy meminta, agar ada akselarasi pembangunan antara pusat dengan daerah, Menhut diharapkan langsung turun meninjau kondisi hutan di Palas yang semakin memprihatinkan.

Katanya, sejak tahun 2009 lalu, sebut Samson, pihaknya sudah menyurati Menhut agar turun langsung ke Palas, meninjaunya secara dekat, agar tahu kemana sasaran dana yang dikucurkan dari pusat.

Baca Juga :  EL Ritonga Siap Mencalon Bupati Tapsel

“Program Kemenhut banyak di Palas, namun kenyataannya, hutan di Palas dari tahun ke tahun masih tetap begitu saja karena bahkan berkurang karena diduga dirambah oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab. Hutan Palas semakin lama semakin gersang, dan kondisinya banyak lahan hutan yang beralih fungsi,” tambahnya.

Yang saya tahu, kata Samson Fareddy Hasibuan, ada program Kemenhut menanam sejuta pohon, reboisasi hutan. Sayangnya, di Palas program ini belum optimal dilakukan,” ucapnya.

Samson juga mengimbau Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Palas agar harus pro aktif menjaga hutan Palas, agar tidak dirambah oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab. Dishutbun juga harus meningkatkan korodinasi dengan Kemenhut, agar keberadaan hutan di Palas tetap terjaga kelestariannya.

“Dishutbun juga kita harap agar tetap menjalin koordinasi dengan Kemenhut, sehingga programnya bisa berjalan dengan baik,” pesannya. (amr/mer)

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*