Prospek Palembang Sebagai Alternatif Investasi Properti Medan

PALEMBANG Prospek Palembang Sebagai Alternatif Investasi Properti MedanSetelah Jakarta dan Surabaya yang berada di urutan kesatu dan kedua, Medan merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia dan memiliki segudang potensi bagi perekonomian daerah. Perkembangan investasi wilayah ibukota Provinsi Sumatera Utara ini bahkan disebut-sebut sebagai pentolan di Pulau Sumatera.

Dari segi lokasi, keberadaan wilayah sekitarnya turut menopang kehidupan pusat pemerintahan provinsi. Beberapa diantaranya ialah Kabupaten Deli Serdang, Labuhan Batu, Simalungun, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Karo, dan Binjai yang kaya Sumber Daya Alam menjadikan Medan ideal sebagai tujuan bermukim.

Ditambah lagi berlakon sebagai pusat perekonomian, perputaran uang yang deras menyebabkan bisnis dan komersial berporos di Medan sehingga unit komersial semacam ruko dan kantor mendapatkan cukup tinggi permintaan.

Penyerapan tenaga kerja baik lokal maupun pendatang juga menstimulus peningkatan kebutuhan permukiman yang menunjukkan segmen pasar yang semakin meluas. Infrastruktur yang mumpuni turut melengkapi sederet alasan mengapa kota ini pesat dari segi pertumbuhan properti.

Dari segi akses dan transportasi, relokasi bandara menjadi Bandara Internasional Kuala Namu yang merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia juga turut meningkatkan derasnya animo investasi. Belum lagi keindahan alam Danau Toba yang akan dijadikan sebagai Monaco of Asia kian menggoda hilir mudik pelancong domestik hingga internasional.

Menurut data dari Colliers International Indonesia, Medan merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan properti yang pesat layaknya Jakarta,Surabaya, Balikpapan, Yogyakarta, dan Solo. Disebutkan bahwa tawaran harga perumahan bagi segmen pasar menengah pada tahun 2014 silam berkisar antara 400-800 jutaan.

Baca Juga :  LAPK: Jangan Pelihara Krisis Listrik di Sumut

Sebagai tujuan investor dari kota-kota tetangga dan luar pulau, Medan kondusif mendatangkan passive income melalui bisnis rental dengan pasar karyawan hingga mahasiswa. Mengikuti tren properti residensial yang berkembang, disebutkan kini tengah mengarah kepada tipe highrise.

Majunya Medan bukan berarti kota-kota tetangga tak menarik, justru dapat menjadi alternatif untuk dilirik. Palembang yang merupakan ibukota dari Provinsi Sumatera Selatan misalnya, menunjukkan prospektifitas area sunrise property. Kota ini acap kali terpilih menjadi tuan rumah sejumlah gelaran olahraga bergengsi sehingga berpengaruh terhadap kemajuan infrastruktur dan memiliki prospek cerah sebagai titik investasi.

Pada SEA Games 2011 lalu, harga properti Palembang ikut merangkak naik. Kini, harga tanah rata-rata di Palembang menyentuh kisaran 1,6 juta Rupiah per meter persegi. Terlebih pada tahun 2018 mendatang, Palembang terpilih sebagai lokasi Asian Games sehingga proyek infrastruktur kembali digenjot mulai dari penyediaan Tol Palembang-Indralaya hingga LRT.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*