Provinsi Sumatera Tenggara Segera Dibentuk?

Bupati Padang Lawas Utara, Bahrum Harahap mengusulkan segera dibentuk panitia pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di lima daerah, berikut panitia di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Ia juga berharap kelima daerah menyiapkan dana dalam jumlah yang cukup untuk menyokong gerakan pembentukan provinsi baru tersebut. “Kami sendiri di Padang Lawas Utara sudah menganggarkan Rp1,5 miliar,” ujarnya, tadi sore.

Bahrum juga mengusulkan wilayah Provinsi Sumatera Tenggara diperluas hingga ke kawasan eks Labuhan Batu yang meliputi Kabupaten Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan, mengingat sekitar 35 persen warganya merupakan masyarakat dari kawasan Tabagsel.

“Dalam hal ini kita harus benar-benar kompak. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk mematangkan rencana pembentukan provinsi baru ini,” ujarnya. Plt Bupati Mandailing Natal Aspan Sofian dan Bupati Padang Lawas Basrah Lubis juga mengajak kelima daerah bersatu padu.

“Kita butuh kebersamaan untuk mewujudkan percepatan pembangunan di Tabagsel sekaligus pembentukan Provinsi Sumtra,” ujar Basrah Lubis. Sedangkan Wakil Wali Kota Padang Sidempuan Maragunung Harahap bahkan menyatakan telah menyiapkan lahan di daerahnya untuk membangun bakal Kantor Gubernur Sumtra.

“Selain menyiapkan lahan, kami juga telah menganggarkan dana untuk percepatan perwujudkan provinsi baru ini,” katanya. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Ketua dan Kader Ikatan Pemuda Karya hadiri Upacara HUT Ke-69 RI di Palas

7 Komentar

  1. Saya tahu,… saya tahu…. Sifat pemimpin di Tabagsel ini…., geliat pemekaran ini memang hanya untuk konsumsi JABATAN dari sebagian politikus yang ingin JABATAN lebih tapi tak bisa bersaing di PUSAT…., si CAHIRUMAN — saya kenal dia, Bupati PALAS sekeluarga… yang MABUK TAHTA….

    Tapi walaupun begitu… saya PEDE setengah mati Pemekaran ini tidak akan LOLOS… walau berapa MILYAR pun dana di siapkan, walau dengan berbagai alasan apa pun… karena PUSAT telah menghentikan sementara PEMEKARAN,

    yang kedua… Pemekaran SUMTRA tak akan bisa karena PROTAP juga sedang di handle dan bermasalah, bila SUMTRA di dahulukan maka akan muncul GERAKAN SAKIT HATI… dan ini menju SUMUT CAHAOS…

    Jadi saya HAQUL YAQIN… SUMTRA HANYA PANAS-PANAS TAHI AYAM….., dan Tak akan Jadi sebelum 2020….. salam

    • Setuju dengan Ito Boru regar…., khususnya Point Pertama “PUSAT TELAH MENGHENTIKAN SEMENTARA NIAT PEMEKARAN” Jadi aku pun yakin… dana yang disiapkan oleh BOS-BOS di tabagsel ini hanya satau cara dan alasan buat DI KORUPSI LAGIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII…….

  2. PAK.. BUPATI…

    BERFIKRILAH 100 KALI SEBELUM BERBUAT

    KARENA ANDA DUDUK ATAS PILIHAN RAKYAT MU…
    ANDA TERPILIH KARENA PILIHAN RAKYAT
    JANGAN ANDA FIKIR KALAU SUDAH MEKAR JADI PROPINSI PERSOALAN AKAN MUDAH DI
    ATASI… ITU BOOHONG BESARRR……..
    KALAU MEMANG MAU MEMAKMURKAN RAKYAT NGAPAIN TUNGGU DI MEKARKAN
    SEKARANGLAH SAAT NYA ANDA.. MEMBERIKAN KEMAKMURAN BUKAN
    PEMEKARAN RAKYAT GAK BUTUH PEMEKARAN….
    RAKYAT BUTUH.. KESEJAHTERAAN…
    SUDAH BYK CONTOH DAERAH YG DIMEKARKAN BUKAN TAMBAH SEJAHTERA MALAH
    TAMBAH BEBAN RAKYAT MU DI SANA BUKAN ORANG BODOH LAGI
    MALAH BISA LEBIH PINTAR DARI KAU…

  3. Pak Bupati Padang Lawas Utara telah menyiapkan anggaran Rp. 1,5 Milyar untuk menyokong gerakan pembentukan Provinsi Baru, Sumatera Tenggara ! Pak Bupati apa Sudah Gila ????????? uang rakyat itu mau dikasih sama siapa ? apa itu uang nenek moyangmu ? daripada menyiapkan Rp.1, 5 Milyar itu, lebih baik uang itu dianggarkan untuk memperbaiki ruas jalan yg amburadul di daerahmu atau kepentingan lain untuk kesejahteraan rakyat Palas.

  4. Menjadikan Wilayah Tapanuli Selatan menjadi suatu Propinsi adalah hal yang baik dan itu sangat bagus, tapi apakah sudah tepat waktunya saat ini?? itu yang tidak tepat, Permasalahan dari Pemekaran Tapanuli Selatan menjadi beberapa Kabupaten saat ini saja belum Tuntas seperti pemindahan Pemerintahan dan hal lainnya. Jadi Baiknya di Tunda saja dulu 3 atua 6 tahun lagi rencana itu sambil membereskan permasalahn2 pemekaran itu sendiri. Jangan seperti istilah ” BARU LAHIR SUDAH MINTA KAWIN” ….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*