Proyek Jalan By Pass Terkesan Asal Jadi

(Analisa/hairul iman hasibuan) Kubangan: Salah satu titik jalan by pass P.Sidimpuan yang masih berbentuk kubangan kerbau meski tenggat waktu perbaikan tersisa sekitar empat pekan ke depan, Rabu (3/12).

Padangsidimpuan,  Proyek pembangunan lanjutan  Jalan AH Nasution (by pass) Kota Padangsidimpuan terkesan asal jadi.

Pantauan Analisa, Rabu (3/12), sepanjang 200 dari sekitar 800 meter proyek perbaikan jalan lingkar by pass menghubungkan Pal-IV Kecamatan P.Sidimpuan Tenggara-Hapinis Kecamatan P.Sidimpuan Batunadua rampung dikerjakan (hotmik). Namun, hasilnya terkesan asal jadi seperti pengaspalan yang tidak rata (bergelombang) dan material yang dibiarkan menumpuk di badan jalan.

Dikhawatirkan, proyek perbaikan jalan di bawah naungan Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumatera Utara Unit Perlaksana Teknis (UPT) P. Sidimpuan itu tidak akan selesai dikerjakan hingga batas akhir tahun 2014.

Seorang warga Kecamatan P. Sidimpuan Tenggara Mahot Lubis mengeluhkan, perbaikan jalan yang tidak kunjung selesai. “Pengerjaannya sudah di ambang tenggat waktu, tapi baru sekitar 200 meter yang selesai. Itupun kualitasnya memprihatinkan,” katanya.

Bayangkan saja, kata Mahot Lubis, badan jalan yang baru dihotmik sudah bergelombang, kasar dan beramnya mulai tergerus air. “Saya yakin, kualitas jalan by pass ini akan sama saja seperti hasil perbaikan tahun lalu,” cetusnya.

Hal senada dikatakan Kodir Pohan (50) salah seorang pengendara roda empat yang mengaku, kewalahan melintas di jalan by pass tersebut. “Lihat saja, kondisi jalan ini sudah lebih parah dari kubangan kerbau. Lubang, debu dan lumpur di mana-mana,” katanya.

Baca Juga :  22 Februari, Penentuan Nasib Guardiola

Diakuinya, saat ini sedang dilakukan perbaikan jalan provinsi itu, namun mengacu sekitar 200 meter yang sudah dihotmik, hasilnya tidak akan bertahan lama. “Paling ketahanannya setengah tahun, mengacu sekitar 200 meter jalan yang sudah dihotmik itu,” ujarnya.

Kodir mengimbau, agar pengawasan ekstra ditujukkan dalam proses perampungan proyek perbaikan jalan by pass tersebut. “Jika tidak diawasi ketat, sia-sia saja diperbaiki. Toh kondisinya akan kembali rusak seperti saat ini,” tuturnya. (hih) 

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*