Proyek Siluman ‘Menjamur’ di Mandailing Julu

MADINA – Sejumlah Proyek ‘Siluman’ berupa pembangunan jalan, drainese, dan jembatan tanpa plang atau papan informasi bermunculan di wilayah  Mandailing Julu, Kabupaten Madina. Proyek ini terdapat di Kecamatan Kotanopan, Tambangan, Ulu Pungkut dan Muara Sipongi.

“Semuanya serba misterius atau seperti siluman, padahal masyarakat perlu tahu informasi pekerjaannya. Berapa rincian anggaran, perusahaan kontruksi yang mengerjakannya. Namun kami perhatikan banyak di daerah kami proyek tanpa plang informasi.

Ada proyek yang sudah dikerjakan 50 persen, tapi plang mereknya tidak ada sama sekali, masyarakat merasa bingung dan muncul tanda tanya besar,” ujar warga Simpang Tolang Kecamatan Kotanopan, Torkis Lubis (52), Selasa (11/12).

Menurut Torkis, sesuai dengan peraturan pemerintah, setiap rekanan wajib memasang papan informasi pada setiap pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah agar masyarakat tahu tingkat kelayakan pekerjaan itu. Sebab anggaran itu sudah di masukkan ke dalam Rancangan Anggaran Biaya.

”Saya melihat rekanan sepertinya sengaja tidak membuat papan informasi untuk menggelabui masyarakat.  Padahal, masyarakat berhak tahu jenis pekerjaan dan berapa anggarannya,” pungkasnya.

Afrizal Lubis (34) tokoh masyarakat di Kecamatan Ulu Pungkut mengaku heran atas pembiaran dari pemerintah terkait pengerjaan proyek tanpa papan informasi itu. Sebab, papan proyek sudah nyata-nyata tidak ada, tapi Dinas PU Madina yang bertindak sebagai pengawas sepertinya tutup mata.

“Seharusnya Dinas PU Madina yang bertindak sebagai pengawas wajib mengingatkan para rekanan  agar memasang papan informasi. Tapi nyatanya mereka diam saja, Belum lagi di lihat dari kualitas bangunan yang asal jadi,” ujarnya.

Baca Juga :  Empat Tahun Ke Depan Jalan Jalan Di Paluta Akan Di-hotmix

“Kita berharap agar dinas terkait menegur para rekanan ini. Ini sudah menyalahi, semuanya serba misterius. Lantas dari mana masyarakat bisa mengontrol pekerjaan ini kalau informasi  untuk itu tidak ada. Selain itu, anggota DPRD juga diharapkan jangan diam saja, sekali-sekali turun kebawah meninjau langsung pelaksanaan proyek ini,“ ungkapnya lagi.

Pantauan METRO beberapa proyek siluman tersebut adalah pembangunan parit jalan Sayurmaincat – Simpang Tolang sampai ke desa Pagar Gunung di  Kecamatan Kotanopan.

Pekerjaan proyek ini dimulai sekitar dua minggu lalu, namun sampai sekarang warga tidak tahu siapa rekanan pelaksananya dan berapa anggarannya dan dari mana sumber dananya. Selain itu ada juga proyek  pembangunan  jembatan di SMPN Simpang Tolang, Kecamatan Kotanopan.

Pembangunan proyeknya sudah mencapai 50 persen tapi tidak diketahui rekanannya dan sumber dananya. Proyek lainnya adalah pembangunan jalan Botung Pagaran Dolok-Patialo, Kecamatan Ulu Pungkut. Lalu proyek pembangunan jalan Aek Marian – Simandolam, Kotanopan.

Pembangunan jalan Angin Barat Baru dan Angin Barat Lama, Tambangan. Serta proyek pembangunan irigasi di bawah jembatan Singengu, Kotanopan. (wan)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*