PSSI Masih Tak Akui Status Profesional Evan Dimas

Kapten tim nasional Indonesia, Evan Dimas Darmono (tengah) diikuti dua rekannya, Muhammad Fachtu Rohman (kanan) dan Muhammad Hargianto (kiri) meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang Thailand dalam pertandingan kualifikasi Grup B Piala AFF U-19 2013 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (16/9/2013) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Permohonan alih status Evan Dimas dari pemain amatir ke profesional ditolak PSSI dengan alasan klub asalnya tidak diakui sebagai anggota PSSI. Sementara Andik Vermansyah yang berasal dari klub yang sama, Persebaya 1927, juga mungkin terancam tidak mendapat international transfer certificate (ITC) dari PSSI.

Nama Evan Dimas membubung setelah berhasil memimpin rekan-rekannya di timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 September silam. Sabtu malam lalu, Evan juga mencetak tiga gol saat Garuda Muda menundukkan Korea Selatan 3-2 dalam laga Grup G Piala Asia U-19 di Jakarta. Adapun Andik menjadi buah bibir karena sedang menjalani uji coba untuk dapat berlaga di klub Liga Jepang, Ventforut Kofu.

Sekretaris PT Liga yang juga menjabat Deputi Bidang Organisasi PSSI Tigor Shalom Boboy mengatakan, sebenarnya Evan Dimas masih dimungkinkan mendapat status resmi sebagai pemain profesional. Syaratnya, dia mau bergabung dengan klub lain di luar Persebaya 1927.

Persebaya 1927 adalah klub yang berlaga di kompetisi Liga Primer Indonesia (IPL). Dalam konsep penyatuan liga, Maret silam, PSSI menjabarkan empat tahap, dimulai dari menyusun regulasi, verifikasi klub (November-Desember), finalisasi jumlah klub peserta kompetisi pada Desember, dan peluncuran kompetisi baru pada Januari 2014.

Baca Juga :  Semester Pertama Rapor Walikota P. Sidimpuan Merah

Untuk kompetisi profesional paling elite akan terdiri atas 22 klub, gabungan dari 18 klub Liga Super Indonesia (ISL) dan 4 klub IPL, ditentukan dari hasil kompetisi musim ini. Namun, untuk klub IPL yang punya ”kembaran” di ISL dan masuk empat besar, klub IPL itu (ada tambahan istilah dan bukan anggota PSSI) akan dicoret dan digantikan klub di bawahnya yang tidak bermasalah.

“Permasalahannya adalah klub tempatnya (Evan) bernaung itu statusnya tidak diakui PSSI sebagai federasi sepak bola Indonesia. Status Evan Dimas menjadi pemain profesional bisa diakui federasi kalau ia terdaftar sebagai pemain di klub profesional yang diakui PSSI. Intinya, kami tidak pernah mempersulit pemain,” tutur Tigor.

Menyangkut Andik, Tigor mengatakan, PSSI juga tidak akan mempersulit pemain tersebut jika nantinya dia jadi bermain di Ventforut Kofu. PSSI akan tetap mengeluarkan ITC Andik untuk Federasi Sepak Bola Jepang.

“Namun, di ITC itu, keterangan asal klub Andik bukan Persebaya 1927, melainkan Persebaya yang musim depan akan bermain di ISL,” ujarnya.

Hal itu dimungkinkan karena sebelum terjadi dualisme liga dan kepengurusan federasi sepak bola Indonesia, Andik bermain di klub Persebaya yang saat itu diakui PSSI.

Sekretaris Jenderal PPSI Joko Driyono menambahkan, permintaan ITC dan alih status merupakan hak pemain. PSSI tidak pernah berpikir untuk menghambat karier pemain.

Baca Juga :  Tak Miliki Lumbung dan Penggiling Padi - Produksi Padi dan Kedelai Digudangkan di Rumah

Joko menjelaskan, alih status dimungkinkan jika si atlet bermain untuk klub yang diakui oleh PSSI. Adapun kasus Andik, PSSI tetap akan menerbitkan ITC karena Andik telah terdaftar sebagai pemain profesional sebelum Kongres PSSI Maret. (K10)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. kami semua mewakili warga Pasuruan, Jawa Timur.Bagaimanapun PSSI wajib berusaha agar Andik dan Evan Dimas tetap bertahan di Timnas ataupun Laga Internasional yang lain mewakili bangsa Indonesia, bukan suku ataupun golongan dan jangan sekali-kalimempolitisasi Olah raga untuk kepentingan Pribadi atau Kelompok.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*