PT Medan Batalkan Putusan PN. Padangsidimpuan – Terdakwa Akhirnya Dilepaskan Dari Tuntutan Hukum

Keadilan Untuk Setiap Orang (red)

Padangsidimpuan, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan yang diketuai Hakim Tinggi R. Nohantoro, SH dan Sudi Wardhono, SH., M.Hum serta Untung Widarto, SH., MH selaku hakim anggota pada tanggal 03 Agustus 2011 dalam persidangan Banding yang terbuka untuk umum telah memutuskan dengan Perkara Banding No. 362/Pid/2011/PT-Mdn dan salah satu amarnya yaitu Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Padangsidimpuan No. 105/Pid.B/2011/PN.Psp tertanggal 27 April 2011 a.n Terdakwa H. Abd. Hamid Harahap dan M. Nawi Harahap penduduk Desa Gunung Hasahatan Kec. Padangsidimpuan Batunadua Padangsidimpuan dalam perkara dugaan Pengeruskan Tanaman secara bersama-sama atas pengaduan atau laporan dari Nurmilawati br. Harahap penduduk yang sama.

Bahkan dalam putusan Banding itu kedua Terdakwa akhirnya Dilepaskan dari segala tuntutan hukum yang diajukan JPU Kejari Padangsidimpuan karena dinilai Majelis hakim Tinggi bahwa perkara tuduhan Nurmilawati br. Harahap yang disidik oleh Polsek Batunadua bukan merupakan domain hukum pidana melainkan perdata. Dan putusan Banding ini baru diberitahukan secara resmi kepada Penasehat Hukum Terdakwa pada tanggal 12 September 2011 melalui PN. Padangsidimpuan.

“Benar, kami telah diberitahukan oleh PN. Padangsidimpuan tanggal 12 September 2011 bahwa perkara banding yang kami ajukan atas perkara pidana No. 105/Pid.B/2011/PN.Psp telah diputus oleh PT. Medan, dan Alhamdulillah klien kami menang bahkan PT Medan dalam putusannya membatalkan putusan PN. Padangsidimpuan tsb serta juga melepaskan kedua klien kami dari segala tuntutan hukum (ontslag van allerecht vervolging) yang didakwakan JPU.

Baca Juga :  Anggota DPRD Sumut Drs Jamaluddin Hasibuan Reses di Padangsidimpuan

Dan Hakim Tinggi menilai perkara yang dituduhkan pelapor Nurmilawati br. Harahap itu secara hukum bukanlah domain pidana melainkan perdata.”demikian Ahmad Marwan Rangkuti,SH mengungkapkan hal ini selaku kuasa hukum H. Abd. Hamid Harahap Dkk dikantor hukum Marwan Rangkuti dan Rekan Jl. Perintis Kemerdekaan No. 16 B P. Sidimpuan pada wartawan Jumat (30/9).

Pada kesempatan itu, Marwan juga menjelaskan bahwa sebelumnya kliennya itu telah dinyatakan terbukti bersalah melakukan pengerusakan tanaman berdasarkan Putusan PN. Padangsidimpuan No. 105/Pid.B/2011/PN. Psp tanggal 27 April 2011 dan dihukum dengan penjara 3 bulan dengan masa percobaan 8 tahun. Dan karena merasa keberatan atas adanya putusan itu, maka akhirnya mengajukan permohonan banding ke Pengadilan Tinggi Medan (PT.Medan) dan ternyata akhirnya PT Medan mengabulkan permohonan banding kliennya. ”Sebelumnya klien kami ini telah dinyatakan bersalah baik oleh JPU maupun Majelis Hakim PN. Padangsidimpuan atas perkara itu, namun karena kami merasa keberatan atas putusan yang menghukum klien kami bersalah serta mempidananya dengan 3 bulan penjara dengan percobaan 8 bulan, akhirnya kami mengajukan banding. Dan ternyata PT Medan sependapat dengan pertimbangan hukum yang kami ajukan” ujar Marwan. (marwanrangkuti@rocketmail.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  FIFA Sepakat Gunakan Teknologi Garis Gawang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*