PT OPM Bantu Korban Banjir Bandang Tapsel

P.Sidimpuan, (Analisa)

Sebagai wujud kepedulian sosial PT. Ondop Perkasa Makmur (OPM) yang merupakan anak perusahaan PT. Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJ Agri) menyerahkan bantuan sosial tanggap darurat kepada korban banjir bandang dan tanah longsor

di desa Tano Tombangan Kecamatan Tantom Angkola kabupaten Tapsel, baru-baru ini.

Bantuan berupa 1 ton beras jenis IR 64 , minyak goreng 120 liter dan 50 karton mie instan diserahkan secara simbolis oleh managemet PT OPM diwakili CSR Officer Soeroso Budi Tjahjo dan HR Officer Rales Simarmata kepada Kepala Desa Tanjung Medan Hasudungan Panggabean didampingi ketua Posko bencana Tantom Rudolf Sitorus.

Pimpinan PT OPM melalui CSR Officer Soeroso Budi Tjahjo didampingi HR Officer Rales Simarmata mengatakan, bantuan yang diberikan ini sebagai bukti kepedulian managemen PT.OPM terhadap musibah banjir bandang yang dialami warga Tantom.

“Kami turut berduka atas banjir bandang yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan sarana dan prasarana desa serta kerugian harta benda milik masyarakat, “katanya.

Dikatakan, PT OPM yang memiliki wilayah kerja di Kabupaten Tapsel merasa terpanggil atas kejadian alam tersebut, sehingga pihak managemen tidak tutup mata dan tergugah untuk memberikan bantuan, walaupun bantuan ini diangap kecil, namun dengan ketulusan pihak management musibah ini menjadi perhatian managemen perusahaan PT. OPM.

“Sebagai salah satu perusahaan di Angkola Selatan Tapsel yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit, PT OPM selalu tanggap atas kegiatan sosial kemasyarakatan, “tuturnya.

Baca Juga :  "Hattrick" Sundulan Cavani Benamkan Juventus

Kepala Desa Tanjung Medan Hasudungan Panggabean bersama ketua Posko bencana Tantom Rudolf Sitorus mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan pihak PT OPM ini.

“Bantuan ini akan segera disalurkan kepada seluruh warga yang terkena musibah sehingga para korban dapat terbantu sedini mungkin, ” katanya.

Diakuinya, berbagai pihak telah banyak yang menyalurkan bantuan. Namun sebenarnya saat ini warga sangat membutuhkan bantuan berupa BBM, sayur mayur dan ikan.

Menurutnya, kelangkaan BBM saat ini di desa menjadi permasalahan bagi warga desa, mengingat untuk memperoleh BBM sangat sulit dan harganya cukup tinggi.

Dalam kesempatan itu, pihak managemen PT.OPM didampingi warga setempat, menyempatkan diri meninjau lokasi dengan berjalan kaki mengitari kawasan yang terkena banjir bandang. (hih)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*